Kemenag Manggarai Barat Gelar Jumat Bersih, Dorong ASN Peduli Lingkungan
- 22 Mei 2026 15:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat menggelar kegiatan Jumat Bersih dan penanaman pohon pinang di area kantor, Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Kemenag Manggarai Barat bersama jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penerapan konsep ekoteologi.
Kepala Kemenag Manggarai Barat Fransiskus Xaverius Adi mengatakan program ini dapat menjadi contoh gerakan lingkungan berkelanjutan bagi instansi pemerintah maupun masyarakat luas. Dengan melibatkan seluruh pegawai secara aktif, Kemenag Manggarai Barat ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan kearifan lokal.
"Kemenag Manggarai Barat ingin membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan publik tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan,"katanya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program inovatif bertajuk GeJur KEtAh atau Gerakan Jumat Bersih Lingkungan Kantor dan Rumah Ibadah. Program tersebut merupakan salah satu inovasi pelayanan publik berbasis non-anggaran yang digagas Kemenag Manggarai Barat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan Zona Integritas di lingkungan kantor.
Melalui program GeJur KEtAh, seluruh ASN diajak menjaga kebersihan lingkungan kantor, rumah ibadah, dan area sekitar sebelum melaksanakan tugas kedinasan secara work from home (WFH). Selain menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Penanaman pohon pinang dipilih karena memiliki nilai ekologis sekaligus filosofi budaya yang kuat bagi masyarakat Manggarai. Dalam tradisi lokal, pinang menjadi simbol persaudaraan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat istiadat. Karena itu, penanaman pohon tersebut tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan kantor, tetapi juga menjadi upaya melestarikan nilai budaya lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....