M-Project Ngada Rawat Musik Tradisional di Era AI
- 22 Mei 2026 10:10 WIB
- Ende
Poin Utama
- M-Project menegaskan bahwa teknologi dan AI seharusnya diposisikan sebagai alat bantu kreativitas eksperimental, bukan pengganti nilai sejarah dan filosofi budaya yang terkandung dalam karya seni.
RRI.CO.ID, Ngada – Perkembangan musik digital dan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengancam eksistensi musik tradisional di kalangan generasi muda. Komunitas M-Project di Kabupaten Ngada memilih strategi kolaborasi musik neotradisi untuk menjaga warisan budaya tetap relevan di tengah perubahan tren.
Konsep neotradisi yang dikembangkan komunitas tersebut memadukan instrumen tradisional seperti hui dan suling dengan alat musik modern seperti gitar, piano, dan biola. M-Project mempertahankan dominasi bunyi tradisional hingga 70 persen agar karakter asli musik daerah tidak hilang.
“Kami mengkolaborasikan alat modern tanpa menghilangkan bunyi khas instrumen tradisional,” ujar pendiri M-Project, Tobias Taobi, dalam program Komunitas Bicara Pro 1 Radio Republik Indonesia Ende, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut Tobias, pendekatan tersebut menjadi cara efektif menarik minat generasi muda yang sulit menerima musik tradisional dalam bentuk murni. Perpaduan aransemen modern dinilai mampu menjadi jembatan agar anak muda kembali mengenal dan mencintai identitas budaya daerahnya.
Tantangan terbesar saat ini, kata dia, adalah menjaga relevansi karya tradisional di tengah cepatnya perubahan selera pasar musik digital. M-Project menilai teknologi, termasuk AI, seharusnya dimanfaatkan sebagai alat bantu kreativitas tanpa menghilangkan nilai sejarah dan filosofi budaya dalam karya seni.
Sebagai langkah memperluas ruang ekspresi budaya, M-Project akan berkolaborasi dengan komunitas Imaji ID melalui perlombaan “Merdeka Bermusik”. Kompetisi tersebut mewajibkan peserta membawakan lagu daerah dengan aransemen neotradisi yang menonjolkan identitas lokal.
Melalui konsistensi berkarya, komunitas itu optimistis musik tradisional tetap memiliki tempat di tengah arus modernisasi. M-Project berharap kesadaran menjaga akar budaya dapat tumbuh bersama perkembangan teknologi dan industri musik masa kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....