Pelayanan Cuci Darah Maumere Kembali Dibuka Normal
- 20 Mei 2026 13:06 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Pelayanan cuci darah di Unit Hemodialisis Maumere, Kabupaten Sikka, kembali dibuka setelah pasokan cairan dialisa yang sempat kosong akhirnya tiba. Aktivitas pelayanan mulai berjalan normal sejak Senin 18 Mei 2026 pukul 15.00 Wita.
Kepala Unit Hemodialisis Maumere, Dokter Kenny Darmawi Putra, mengatakan cairan dialisa dikirim vendor dari Jakarta dan diantar oleh ekspedisi PT Citra Niaga. Kedatangan stok tersebut langsung direspons dengan membuka kembali pelayanan bagi pasien gagal ginjal.
“Setelah stok ada, kami langsung buka pelayanan. Kami informasikan juga ke pasien, sehingga banyak pasien yang mulai dilayani,” ujar Dokter Kenny Darmawi Putra, Selasa 19 Mei 2026
Ia menjelaskan pengiriman cairan dialisa dilakukan dalam dua kloter. Untuk tahap pertama, stok sudah tiba di Maumere dan langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan pasien.
Sementara itu, pengiriman kloter kedua masih menunggu jadwal dari pihak vendor. Menurut Kenny, komunikasi terus dilakukan agar distribusi berikutnya dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Dokter Kenny memperkirakan stok cairan dialisa yang dikirim dalam dua tahap itu dapat memenuhi kebutuhan pelayanan selama sekitar dua setengah bulan ke depan. Untuk mengantisipasi kekurangan stok, vendor direncanakan kembali mengirim pasokan tambahan dalam waktu satu hingga satu setengah bulan mendatang.
“Kita harap semoga ke depan lancar terus, tidak terjadi lagi kekurangan-kekurangan karena memang memberatkan pasien, memberatkan kami juga tenaga medis di sini yang mau melayani pasien,” katanya.
Pantauan di Unit Hemodialisis pada Selasa siang menunjukkan suasana pelayanan kembali ramai setelah sebelumnya sempat sepi akibat penghentian layanan sementara. Delapan tempat tidur pasien di ruang hemodialisis terlihat terisi dan tenaga medis sibuk melayani proses cuci darah.
Di ruang tunggu, sejumlah keluarga pasien tampak setia mendampingi kerabat mereka menjalani terapi. Wajah lega dan gembira terlihat karena pelayanan yang sangat dibutuhkan itu akhirnya kembali tersedia.
Keluarga pasien berharap persoalan kekosongan cairan dialisa tidak lagi terjadi di kemudian hari. Mereka menilai keberlangsungan pelayanan cuci darah sangat penting karena menyangkut keselamatan dan kualitas hidup pasien gagal ginjal di Kabupaten Sikka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....