Bupati Ende Ungkap Mimpi Jadi Orang Kaya Dulu
- 19 Mei 2026 16:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, mengungkapkan dirinya tidak pernah bercita-cita menjadi kepala daerah sejak muda. Ia justru memiliki mimpi menjadi orang kaya sebelum akhirnya terjun ke dunia politik dan pemerintahan.
Pernyataan itu disampaikan Yosef Badeoda saat memberikan sambutan dalam wisuda angkatan ke-52 di Universitas Flores, Sabtu 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium H.J. Gadi Djou, Kabupaten Ende.
Di hadapan para wisudawan, Yosef mengatakan dirinya dulu memandang kekayaan sebagai ukuran keberhasilan hidup. Ia mengaku mulai memiliki pandangan itu setelah merantau ke Jakarta usai lulus SMA.
“Saya bermimpi jadi orang kaya, bukan bermimpi jadi bupati karena bupati gajinya kecil. Bahkan DPRD lebih besar gajinya,” ujar Yosef disambut tawa peserta wisuda.
Ia juga menyinggung soal integritas seorang kepala daerah dalam mengelola jabatan publik. Yosef mengatakan seorang bupati sebaiknya sudah mapan secara ekonomi sebelum memimpin agar tidak tergoda melakukan korupsi.
Menurut Yosef, setiap orang memiliki hak untuk bermimpi dan menentukan masa depannya sendiri setelah menyelesaikan pendidikan. Ia meminta para wisudawan tidak takut memiliki cita-cita besar meski berasal dari latar belakang sederhana.
Yosef kemudian menceritakan perjuangannya saat pertama kali tiba di Jakarta tanpa membawa bekal maupun harta. Saat itu, ia melihat banyak mobil mewah di ibu kota dan menganggap pemilik kendaraan tersebut sebagai orang sukses.
Keinginan menjadi kaya membuatnya berusaha keras melanjutkan pendidikan hingga akhirnya diterima di Universitas Indonesia setelah dua kali mengikuti tes masuk. Ia memilih kampus negeri karena menilai biaya pendidikan swasta terlalu mahal bagi kondisinya saat itu.
Setelah lulus kuliah, Yosef sempat bekerja di sektor perbankan selama tujuh tahun. Namun ia merasa kehidupannya belum berubah secara ekonomi hingga akhirnya kehilangan pekerjaan dan memutuskan melanjutkan studi magister.
Perjalanan hidupnya berubah setelah bertemu pengacara senior Amir Syamsuddin. Yosef mengaku mulai tertarik menekuni profesi advokat setelah melihat kehidupan pengacara yang dinilainya mapan secara finansial.
Dalam sambutannya, Yosef juga menyinggung nama Hotman Paris Hutapea sebagai contoh pengacara sukses di Indonesia. Ia berharap para wisudawan mampu menemukan jalan hidup dan profesi yang dapat membawa perubahan bagi masa depan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....