Lantik Kepala Bapenda NTT, Gubernur Dorong Adaptif dan Inovatif Meningkatkan PAD

  • 19 Mei 2026 09:04 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Johny E. Ataupah sebagai Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (Bapenda) Provinsi NTT di Hotel Sasando, Senin, 18 Mei 2026. Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Plh. Sekda Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, para asisten sekda, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa posisi Kepala Bapenda merupakan jabatan strategis karena berkaitan langsung dengan kemampuan fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Ia menargetkan setengah dari belanja APBD Provinsi NTT tahun 2026 dapat bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai langkah memperkuat kemandirian fiskal di tengah efisiensi anggaran nasional.

"Pelantikan ini sangat penting bagi saya dan Pak Wagub karena tahun 2026 ini kami menargetkan setengah dari belanja APBD Provinsi NTT bersumber dari PAD. Ini langkah berani di tengah efisiensi anggaran yang ada saat ini,” ujar Melki Laka Lena. Menurut Gubernur, penguatan PAD menjadi strategi utama agar pembangunan daerah tetap berjalan meski transfer anggaran dari pemerintah pusat terbatas.

Ia mengungkapkan hingga pertengahan Mei 2026, realisasi pendapatan daerah baru mencapai 15,53 persen sehingga Bapenda diminta bergerak lebih cepat, adaptif, dan inovatif dalam meningkatkan penerimaan daerah. Sejumlah langkah strategis yang ditekankan antara lain penguatan digitalisasi pajak, perluasan basis objek pajak, pencegahan kebocoran pendapatan, serta optimalisasi pengelolaan aset daerah.

Melki juga menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor yang masih berada di bawah 50 persen. Karena itu, ia meminta seluruh UPTD Bapenda di kabupaten/kota membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah setempat agar penerimaan pajak kendaraan bermotor dapat meningkat signifikan sebagai salah satu sumber utama PAD di NTT.

Selain membahas penguatan PAD, Gubernur turut memaparkan perkembangan ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan ekonomi NTT triwulan pertama 2026 mencapai 5,32 persen. Meski demikian, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan besar seperti angka kemiskinan, stunting, dan rendahnya rata-rata lama sekolah. Sebelum dilantik sebagai Kepala Bapenda Provinsi NTT, Johny E. Ataupah diketahui menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....