Unika Ruteng Kukuhkan Dua Guru Besar, Kini Miliki Lima Profesor
- 11 Mei 2026 20:30 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng kembali menorehkan sejarah akademik dengan mengukuhkan dua Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Aula Unika Santu Paulus Ruteng, Jumat 8 Mei 2026. Dengan pengukuhan tersebut, Unika Ruteng kini resmi memiliki lima profesor.
Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar yang mengusung tema “Menavigasi Ketidakpastian: Integrasi Nilai Iman dan Kecerdasan Logis yang Menggembirakan” dibuka secara resmi oleh Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Agustinus Manfred Habur, Lic. Theol..
Dalam sidang tersebut, dilakukan pembacaan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tentang pengangkatan Guru Besar bagi Prof. Dr. Maksimus Regus, S.Fil., M.Si. dan Prof. Dr. Sabina Ndiung, M.Pd..
Pengangkatan keduanya merujuk pada Keputusan Menteri Nomor 1767/M/KPT.KP/2026 untuk Maksimus Regus dan Nomor 1766/M/KPT.KP/2026 untuk Sabina Ndiung. Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa keduanya telah memenuhi seluruh persyaratan akademik dan kompetensi untuk menduduki jabatan profesor terhitung sejak 1 Januari 2026.
Dalam sambutannya, Rektor Unika, Manfred Habur menyebut momentum pengukuhan tersebut sebagai hari rahmat, sukacita akademik, sekaligus harapan baru bagi dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur.
Ia menegaskan bahwa pengukuhan dua Guru Besar menjadi tanda bahwa Unika Santu Paulus Ruteng terus bertumbuh sebagai komunitas akademik yang hidup, reflektif, dan transformatif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. “Ketidakpastian bukan hanya ancaman, tetapi juga ruang kreativitas, ruang iman, dan ruang penemuan makna,” ujarnya.
Menurutnya, integrasi nilai iman dan kecerdasan logis menjadi hal penting dalam menghadapi disrupsi teknologi, krisis ekologis, polarisasi sosial, hingga kegamangan nilai yang terjadi saat ini.
Rektor juga menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menghadirkan kegembiraan intelektual dan spiritual bagi generasi muda.
Sementara itu, Ketua Yaspar menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pengukuhan kedua Guru Besar tersebut. Ia menilai pengukuhan itu bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga lahirnya pemimpin pemikiran yang siap menjawab tantangan zaman.
Menurutnya, kehadiran kedua profesor semakin memperkuat kualitas akademik Unika Santu Paulus Ruteng sekaligus menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus berkembang hingga meraih jabatan profesor.
“Kami berharap para guru besar ini mampu membawa Unika Santu Paulus Ruteng semakin maju dan terus melahirkan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....