Manggarai Timur Catat Minat Baca Tertinggi di NTT

  • 09 Mei 2026 17:40 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Manggarai Timur menjadi daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di NTT dengan nilai TGM mencapai 65,6 poin berdasarkan data terbaru Perpusnas.
  • Peningkatan minat baca masyarakat didorong kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, komunitas literasi, serta perluasan akses bahan bacaan hingga wilayah desa.
  • Pemerintah daerah terus memperkuat program literasi melalui pengembangan perpustakaan desa, perpustakaan keliling, dan penyediaan fasilitas baca bagi masyarakat dan pelajar.

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Data terbaru Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menempatkan Kabupaten Manggarai Timur sebagai daerah dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Nilai Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) daerah itu mencapai 65,6 poin dan masuk kategori sedang secara nasional.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur, Afridus Jahang, mengatakan capaian tersebut berdasarkan hasil pengukuran indeks pembangunan literasi masyarakat yang dirilis Perpustakaan Nasional pada Februari 2026. Hasil itu tertuang dalam surat Kepala Perpustakaan Nasional Nomor B.844/4/APB.00.02/II/2026 tanggal 20 Februari 2026.

Menurut Afridus, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, sekolah, komunitas literasi, dan masyarakat dalam memperkuat budaya membaca di Manggarai Timur. Ia menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam meningkatkan kebiasaan membaca masyarakat.

“Hasil ini menunjukkan berbagai upaya penguatan budaya membaca mulai memberikan dampak positif,” kata Afridus dalam dialog Florata Pagi RRI Ende, Rabu 22 April 2026. Menurut dia, kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan bahan bacaan saat ini mulai mengalami peningkatan.

Ia menilai meningkatnya minat baca masyarakat tidak terlepas dari semakin mudahnya akses terhadap bahan bacaan melalui perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat, perpustakaan keliling, dan pojok baca sekolah hingga wilayah desa. Layanan tersebut dinilai membantu masyarakat memperoleh bahan bacaan dengan lebih mudah.

Selain memperluas akses layanan, dukungan pemerintah daerah dan DPRD juga dinilai memperkuat pengembangan program literasi, terutama dalam penyediaan anggaran dan fasilitas perpustakaan bagi masyarakat dan pelajar. Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan fasilitas literasi hingga menjangkau wilayah desa.

Afridus berharap budaya membaca terus diperkuat agar dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pengetahuan masyarakat di Manggarai Timur. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas literasi yang telah tersedia di lingkungan masing-masing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....