Tim SAR Temukan Korban Tenggelam di Danau Rana Mese, Operasi Ditutup Resmi

  • 06 Mei 2026 15:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Danau Rana Mese, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan berbagai unsur terkait.

Informasi awal kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere pada 4 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WITA dari warga setempat. Laporan tersebut menyebutkan seorang pria bernama Greis, warga Desa Golo Loni, dilaporkan tenggelam saat beraktivitas di danau tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WITA ketika korban bersama rekannya bermain rakit bambu. Secara tiba-tiba korban melompat ke dalam air dan tidak muncul kembali ke permukaan sehingga diduga kuat tenggelam.

Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh petugas KSDA Rana Mese bersama keluarga korban dan masyarakat sekitar lokasi kejadian. Namun pencarian tersebut belum membuahkan hasil sehingga bantuan SAR resmi diminta untuk melakukan operasi lebih lanjut.

Operasi SAR hari ketiga diawali dengan briefing kesiapan personel dan peralatan guna memastikan efektivitas pencarian di lapangan. Tim kemudian melakukan dua kali penyelaman di titik koordinat yang telah ditentukan berdasarkan informasi saksi dan perkiraan lokasi korban.

Selain penyelaman, tim juga melakukan penyisiran di sekitar danau untuk memperluas area pencarian secara menyeluruh dan sistematis. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika korban berhasil ditemukan pada pukul 13.30 WITA oleh tim SAR gabungan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat sekitar 20 meter dari lokasi awal kejadian tenggelam tersebut. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur di antaranya Kantor SAR Maumere, Pos SAR Manggarai Barat, serta TNI AL Labuan Bajo. Selain itu turut terlibat Polres Manggarai Timur, BPBD, KSDA Rana Mese, aparat desa, dan masyarakat setempat secara aktif.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Pihak SAR juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh tim yang telah bersinergi selama proses pencarian berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....