Basarnas Kerahkan Lima Nakes ke Manggarai Timur untuk Layanan Medis

  • 21 Agt 2026 20:49 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Tim SAR Maumere mengerahkan helikopter Basarnas untuk menerbangkan lima tenaga kesehatan ke Manggarai Timur, Jumat 21 Agustus 2026 pascagempa bumi Flores. Penerbangan itu ditujukan memperkuat pelayanan medis bagi warga terdampak gempa magnitudo 7,7 yang masih membutuhkan penanganan di lapangan.

Helikopter Dauphin AS 365 N3+ HR-3604 bertolak dari Bandara Komodo, Labuan Bajo, menuju Helipad Ronting, Desa Satar Kampas.

Dari titik tersebut, lima tenaga kesehatan diterbangkan menuju Posko Kesehatan Kementerian Kesehatan di Kampung Damer, Desa Satar Padut.

Lima personel tersebut terdiri atas dokter, perawat, tenaga farmasi, serta petugas administrasi dan logistik untuk mendukung pelayanan kesehatan. Mereka ditempatkan di posko kesehatan untuk menangani kebutuhan medis warga terdampak sekaligus memperkuat kapasitas tenaga kesehatan setempat sehari-hari.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Edy Prakoso mengatakan pengerahan tersebut dilakukan agar pelayanan dasar kesehatan dapat menjangkau warga lebih cepat. Menurut dia, dukungan udara menjadi pilihan karena akses menuju sejumlah wilayah terdampak masih menghadapi kendala pascagempa di lapangan.

Selain mengangkut tenaga medis, Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus memantau kondisi sejumlah lokasi terdampak gempa Flores. Personel lapangan juga berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memperbarui data korban serta memetakan kebutuhan warga terdampak.

Koordinasi itu diperlukan untuk menentukan prioritas penanganan dan memastikan bantuan logistik dari Kepresidenan tersalurkan kepada warga membutuhkan segera. Tim SAR memastikan setiap pergerakan bantuan menyesuaikan kondisi lapangan, termasuk akses, kebutuhan medis, dan keamanan personel selama operasi.

Pengiriman lima tenaga kesehatan dilakukan ketika Posko Medis Damer masih menghadapi kebutuhan layanan serta dukungan pangan dan air bersih. Sebelumnya, tenaga medis di posko tersebut dilaporkan menghadapi keterbatasan asupan bergizi bagi pasien maupun petugas yang bertugas setempat.

Hingga Jumat sore, Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR masih bersiaga dan mengintensifkan penanganan di wilayah terdampak gempa Flores. Seluruh unsur dikerahkan sesuai kebutuhan, dengan fokus mempercepat pertolongan, menjaga keselamatan, dan memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....