Kakanwil Kemenag NTT Dorong Futsal Jadi Ruang Persaudaraan Pelajar
- 05 Mei 2026 23:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Hariyanto, S.Ag., M.Si menilai turnamen futsal di Ende bukan sekadar kompetisi olahraga. Ia menyebut kegiatan ini sebagai ruang strategis membangun persaudaraan lintas sekolah dan nilai kemanusiaan.
Hal itu disampaikan Fransiskus saat menghadiri penutupan turnamen futsal yang diinisiasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende bersama satuan pendidikan, Selasa, 5 Mei 2026. Kehadirannya bertujuan memberikan dukungan sekaligus memastikan kegiatan siswa selaras dengan program prioritas Kementerian Agama.
Menurutnya, turnamen ini menjadi wujud nyata perhatian terhadap pengembangan potensi siswa, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga karakter. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi melalui kegiatan-kegiatan positif di sekolah.
Fransiskus juga menyoroti nilai penting yang lahir dari ajang tersebut, terutama dalam memperkuat kerukunan dan cinta kemanusiaan. Ia mengaku ingin melihat langsung dinamika persahabatan lintas sekolah, bahkan lintas latar belakang, yang terjalin melalui pertandingan futsal.
“Justru dari kegiatan sederhana seperti ini, tumbuh rasa persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghargai antar sesama,” ujarnya. Ia menilai interaksi di lapangan mampu membangun ikatan sosial yang kuat di kalangan pelajar.
Ia mengungkapkan, turnamen futsal ini merupakan yang pertama kali ia saksikan sejak menjabat sebagai Kakanwil Kemenag NTT. Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada Kemenag Kabupaten Ende dan seluruh madrasah yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Fransiskus berharap kegiatan serupa dapat direplikasi oleh kantor Kementerian Agama di kabupaten lain di NTT. Dari total 22 kabupaten/kota, ia menilai masih banyak daerah yang bisa belajar dari pelaksanaan turnamen di Ende.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki dampak positif ganda, yakni membentuk tubuh yang sehat sekaligus mental yang kuat. Oleh karena itu, ia mendorong agar turnamen futsal dijadikan agenda tahunan yang berkelanjutan.
Agar semakin menarik, ia menyarankan pengemasan kegiatan yang lebih kreatif serta melibatkan mitra kerja, termasuk sektor perbankan, untuk mendukung penyelenggaraan. Dengan demikian, masyarakat juga dapat turut menyaksikan dan merasakan manfaatnya.
Fransiskus menutup dengan harapan agar turnamen ini terus berkembang, tidak hanya menghadirkan kompetisi yang sehat, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, sportivitas, dan saling menghormati di kalangan generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....