Gerakan Literasi Sikka Gairahkan Minat Baca Siswa

  • 05 Mei 2026 20:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Upaya membangun budaya membaca sejak dini kembali digaungkan di Kabupaten Sikka. Selasa pagi, 5 Mei 2026, suasana di SDI Wailiti, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat, tampak berbeda dari biasanya.

Denting tarian penyambutan dan sapaan adat membuka sebuah momentum penting. Kunjungan Bunda Literasi Kabupaten Sikka bersama Tim Literasi membawa misi menyalakan semangat membaca generasi muda.

Kehadiran aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Wolomarang, AIPDA Hironimus Taji Werang, turut memberi warna dalam kegiatan tersebut. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kemajuan sumber daya manusia melalui pendidikan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA ini dihadiri sejumlah tokoh daerah. Di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Sikka selaku Bunda Literasi Ny. Fiska Sambuari Kago, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Very Awales, serta unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan.

Turut hadir tokoh literasi sekaligus pendiri Pondok Baca Kabor, Yohanes Kia Nunang. Para guru, staf kelurahan, dan siswa-siswi SDI Wailiti menjadi bagian utama dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan doa bersama dan sambutan Kepala Sekolah SDI Wailiti. Bunda Literasi kemudian membuka kegiatan dengan penekanan pada pentingnya membangun budaya membaca sejak dini.

Dalam sambutannya, ia menegaskan literasi bukan sekadar kegiatan seremonial. Literasi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi cerdas, kritis, dan berdaya saing.

Pesan kuat tentang pentingnya membaca menggema di tengah kegiatan. Minat baca, menurutnya, harus terus dibangun dan dipupuk sebagai bekal masa depan anak-anak Sikka.

Puncak kegiatan ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Membaca 30 Menit. Puluhan siswa larut dalam buku bacaan, menciptakan suasana hening yang sarat makna dan rasa ingin tahu.

Selain itu, dilakukan penyerahan bantuan buku dari Perpustakaan Daerah dan Pondok Baca Kabor. Bantuan tersebut menjadi dukungan konkret dalam memperkaya sumber literasi di sekolah dasar.

Pendiri Pondok Baca Kabor turut memandu sesi membaca secara interaktif. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan dan membekas bagi para siswa.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WITA dalam suasana aman dan tertib. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan mencerminkan kolaborasi nyata membangun pendidikan di Kabupaten Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....