Rehabilitasi Terumbu Karang Teluk Maumere Libatkan Banyak Pihak
- 05 Mei 2026 20:12 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Upaya menjaga kelestarian laut di Kabupaten Sikka kembali diperkuat melalui aksi rehabilitasi terumbu karang di perairan Teluk Maumere, Sabtu 2 Mei 202. Kegiatan ini berlangsung di pesisir Pantai Budisun, Desa Wairbleler, Kecamatan Waegete, sejak pagi hingga sore hari.
Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Sikka bersama Crew Kapal Patroli Marnit Sikka terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka bergabung dengan berbagai pihak dalam menanam kembali fragmen karang di dasar laut.
Aksi ini diselenggarakan oleh Yayasan Ararat Coral Gardener dengan melibatkan BKSDA Maumere, mahasiswa dari Universitas Nusa Nipa dan Muhammadiyah, serta relawan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kekuatan utama dalam upaya pemulihan ekosistem laut yang rusak.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WITA ini tidak sekadar simbolis. Sebanyak 1.200 fragmen karang berhasil ditanam menggunakan 100 unit media spider, metode transplantasi yang efektif mempercepat pertumbuhan karang.
Sejak pagi, suasana Pantai Budisun tampak dinamis dengan berbagai persiapan teknis. Personel gabungan terlihat teliti mengikat fragmen karang pada rangka spider sebelum diturunkan ke laut.
Memasuki pukul 10.00 WITA, tim penyelam mulai bergerak ke bawah permukaan laut. Mereka memasang media transplantasi di titik-titik yang telah ditentukan dengan penuh kehati-hatian.
Kasat Polairud Polres Sikka, IPTU Muhammadong, menegaskan keterlibatan pihaknya sebagai bentuk komitmen dalam menjaga lingkungan pesisir. Ia menyebut terumbu karang memiliki peran vital sebagai habitat biota laut sekaligus penopang kehidupan masyarakat pesisir.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun hubungan dengan masyarakat. Upaya pelestarian lingkungan dinilai sejalan dengan tugas menjaga keamanan dan keberlanjutan sumber daya alam.
Teluk Maumere dikenal memiliki keanekaragaman hayati laut yang tinggi di Nusa Tenggara Timur. Namun tekanan perubahan iklim dan aktivitas manusia dalam beberapa tahun terakhir mulai mengancam keberlangsungan ekosistem tersebut.
Karena itu, rehabilitasi terumbu karang menjadi langkah penting untuk memulihkan kondisi laut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem sebagai warisan bersama.
Kegiatan berakhir pada pukul 17.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar. Harapan besar pun disematkan agar fragmen karang yang ditanam hari ini dapat tumbuh dan memperkuat ekosistem laut di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....