Urban Futures Dampingi Puluhan Anak Muda Manggarai Barat Jadi Wirausaha Pangan

  • 29 Apr 2026 20:41 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Program Urban Futures terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan generasi muda di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui pendampingan kewirausahaan pangan lokal yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial bersama Yayasan Prestasi Junior Gemilang Indonesia, puluhan anak muda Manggarai Barat kini didorong menjadi pelaku usaha pangan berbasis inovasi dan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Pasar Kreasi Pangan yang digelar di Lapangan Parkir Kampung Ujung, Labuan Bajo, Rabu 29 April 2026.

Regional Koordinator Urban Futures Indonesia, Laily Himayati, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebanyak 47 orang muda di Manggarai Barat telah mendapatkan pendampingan intensif dalam mengembangkan usaha pangan lokal.

Pendampingan tersebut meliputi pelatihan kewirausahaan, legalitas usaha, penguatan kapasitas bisnis, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran dan pengembangan usaha.

“Sebanyak 47 orang muda telah mendapatkan pendampingan intensif kewirausahaan pangan, mulai dari legalitas usaha hingga pemanfaatan teknologi digital. Mereka juga aktif mengkampanyekan pentingnya pangan lokal kepada masyarakat luas,” ujar Laily.

Selain membangun kapasitas usaha, para peserta juga berhasil menjangkau lebih dari 15 ribu masyarakat melalui kampanye publik terkait konsumsi pangan lokal dan penguatan sistem pangan berkelanjutan.

Program global berdurasi lima tahun (2023-2027) ini juga telah membentuk Forum Multi Pihak Sistem Pangan Manggarai Barat sebagai wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung transformasi pangan daerah.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, mengapresiasi program tersebut karena dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendorong generasi muda terlibat aktif di sektor pertanian dan pangan.

Menurutnya, keterlibatan anak muda menjadi faktor penting dalam memperkuat ekonomi daerah melalui hilirisasi produk pangan lokal.

“Kalau anak-anak muda terus didampingi dan diberi ruang berinovasi, mereka bisa menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Manggarai Barat,” tegas Bupati.

Sementara itu, melalui program NURTURE yang merupakan bagian dari ekosistem Urban Futures, sebanyak 26 peserta telah berhasil mencatat omzet kolektif hampir Rp4 miliar dalam waktu kurang dari satu tahun.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sektor pangan lokal memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional, modern, dan berbasis digital.

Pasar Kreasi Pangan menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Manggarai Barat mampu bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi pelaku usaha yang berdaya saing.

Melalui Urban Futures, puluhan anak muda kini tidak hanya membangun bisnis, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam memperkuat pangan lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong ekonomi berkelanjutan di Manggarai Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....