Ribuan Lowongan Global, SDM NTT Belum Terserap
- 29 Apr 2026 15:15 WIB
- Ende
Poin Utama
- Ribuan peluang kerja luar negeri belum dapat dimanfaatkan optimal oleh tenaga kerja asal NTT.
- Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, mengatakan permintaan tenaga kerja dari luar negeri mencapai ratusan ribu posisi.
- Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka pengangguran terbuka di NTT yang mencapai puluhan ribu orang.
- BP3MI juga mendorong penguatan pelatihan berbasis vokasi di tingkat daerah.
RRI.CO.ID, Ende - Ribuan peluang kerja luar negeri belum dapat dimanfaatkan optimal oleh tenaga kerja asal NTT. Keterbatasan kemampuan bahasa dan skill menjadi penghambat utama.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, mengatakan permintaan tenaga kerja dari luar negeri mencapai ratusan ribu posisi. Namun, sebagian besar belum bisa diisi oleh tenaga kerja asal NTT.
| Baca juga: Sikka Bidik Jadi Tuan Rumah PON 2028 |
Ia mencontohkan kebutuhan tenaga kerja di Jerman mencapai 50 ribu orang, tetapi mensyaratkan kemampuan bahasa Jerman. “Kesempatan ada, tapi kita belum siap dari sisi kompetensi,” ujarnya, bersama Pro 1 RRI Ende Selasa, 28 April 2026.
Kondisi ini diperparah dengan tingginya angka pengangguran terbuka di NTT yang mencapai puluhan ribu orang. Banyak lulusan perguruan tinggi belum terserap karena tidak sesuai kebutuhan pasar kerja global.
Menurutnya, perubahan paradigma perlu dilakukan, dari orientasi ijazah menjadi penguatan skill praktis. Hal ini dinilai penting agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dengan pekerja dari negara lain.
BP3MI juga mendorong penguatan pelatihan berbasis vokasi di tingkat daerah. Dukungan pemerintah daerah dinilai krusial untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap ekspor.
Ia menegaskan, tanpa intervensi serius, peluang kerja global hanya akan dinikmati tenaga kerja dari luar daerah atau negara lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....