KP Kasturi Antar 826 Bantuan Gempa ke Palue
- 22 Agt 2026 08:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Kapal Polisi (KP) KASTURI 6002 BAHARKAM POLRI tiba di Pelabuhan Kerica, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Jumat 21 Agustus 2026 pukul 07.20 Wita, membawa bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi. Bantuan dari Mabes Polri dan Alumni Akpol 2003 itu disalurkan melalui Polres Sikka untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Kedatangan kapal tersebut disambut jajaran Polres Sikka bersama personel yang tergabung dalam penanganan tanggap darurat bencana serta masyarakat Palue. Kehadiran KP KASTURI 6002 menjadi bagian dari upaya mempercepat distribusi bantuan ke wilayah yang masih menghadapi dampak gempa.
Sebanyak 826 paket dan barang bantuan dibawa menggunakan kapal tersebut untuk selanjutnya disalurkan kepada warga terdampak. Bantuan terdiri atas 39 dos snack, 100 karung beras masing-masing 10 kilogram, 329 dos air mineral, 12 dos bubur bayi, dan 217 dos mi.
Selain itu, bantuan mencakup lima dos kopi, tiga dos teh, sembilan dos minyak goreng, lima dos gula, 100 papan telur, enam renteng susu, serta satu dos sabun cuci. Ragam bantuan tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan pangan dan keperluan rumah tangga warga di tengah kondisi pascabencana.
Sejumlah pejabat dan personel kepolisian turut tiba bersama KP KASTURI 6002, di antaranya Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Andy Pramudya Wardana serta Kasubdit Patwal Ditpolairud Polda NTT AKP M. Idris Hamzah. Personel Satpolairud Polres Sikka, Marnit Ditpolairud Polda NTT, personel BKO Ditpolairud Polda NTT, serta kru kapal juga terlibat dalam proses penanganan bantuan.
Setelah kapal bersandar, seluruh logistik langsung dibongkar di Pelabuhan Kerica dengan melibatkan personel kepolisian dan masyarakat setempat. Bantuan kemudian diangkut menggunakan satu mobil dinas Polres Sikka dan tiga mobil pikap milik warga Palue.
Logistik selanjutnya dibawa menuju Posko Polri di SMPK Rokatenda, Kecamatan Palue, untuk ditata sebelum didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Perpindahan bantuan dari pelabuhan ke posko berlangsung sebagai bagian dari rantai distribusi tanggap darurat agar bantuan dapat segera menjangkau warga yang membutuhkan.
Keterlibatan masyarakat dalam proses bongkar dan pengangkutan memperlihatkan kuatnya gotong royong di tengah situasi bencana. Personel Polri dan warga bekerja bersama memastikan bantuan yang telah tiba tidak tertahan di pelabuhan.
Rangkaian pendropingan dan pengangkutan bantuan dari Pelabuhan Kerica menuju Posko Polri di SMPK Rokatenda selesai pada pukul 08.49 Wita. Seluruh proses berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga logistik tiba di posko
Bantuan yang telah berada di Posko Polri kini memasuki tahap berikutnya, yakni pendistribusian kepada masyarakat terdampak gempa di Palue. Bagi warga yang masih menjalani masa pemulihan, beras, air mineral, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya menjadi dukungan penting untuk melewati hari-hari pascabencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....