HBP ke-62, Rutan Ruteng Gelar Bazar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

  • 25 Apr 2026 21:59 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai — Menjelang perayaan puncak Hari Bakti Pemasyarakatan (HPB) ke-62 yang jatuh pada 27 April, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng menggelar bazar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan berlangsung di Lapangan Penjara Lama, Kelurahan Mbaumuku, Kecamatan Langke Rembong, Sabtu 25 April 2026.

Kegiatan mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” ini dihadiri langsung Kepala Rutan Ruteng, Saiful Buchori, bersama seluruh jajaran. Turut hadir Kepala BRI Cabang Ruteng, Akarius Armayadi P, Dandim 1612 Manggarai, Penjabat Sekda Manggarai beserta jajaran, Camat Lange Rembong, anggota Polres Manggarai, perwakilan Pengadilan Negeri Ruteng, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri Manggarai, serta sejumlah undangan lainnya. Warga sekitar, termasuk pelajar, juga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama yang diikuti masyarakat dan jajaran petugas, serta dimeriahkan dengan tarian tradisional Jai dan Gawi yang menambah semarak suasana. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Bank BRI Cabang Ruteng sebagai sponsor utama, bersama sejumlah sponsor lainnya yang turut berkontribusi dalam menyukseskan acara.

Pada layanan kesehatan gratis, pengunjung mendapatkan berbagai pemeriksaan dari tenaga medis Puskesmas Kota, mulai dari pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Selain itu, tersedia pula layanan konsultasi kesehatan serta edukasi terkait pola hidup sehat.

Pantauan RRI di lokasi, bazar murah menghadirkan beragam produk, mulai dari pangan lokal hingga jajanan siap saji. Sejumlah pedagang juga turut meramaikan kegiatan tersebut.

Kepala Rutan Ruteng, Syaiful Buchori, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang tinggi dalam mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Ini menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan sudah tidak relevan lagi. Ia menegaskan, pemasyarakatan saat ini dan ke depan berorientasi pada pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Melalui momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, kami ingin mengubah pandangan bahwa penjara bukan tempat yang negatif, tetapi tempat pembinaan. Warga binaan dibina agar saat kembali ke masyarakat bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Syaiful menambahkan, rangkaian kegiatan dalam menyambut HBP ke-62 tidak hanya berlangsung pada hari pelaksanaan, tetapi telah dimulai sejak sekitar satu bulan sebelumnya, seperti kegiatan donor darah dan kerja sosial. Selain itu, berbagai produk makanan lokal serta hasil karya warga binaan yang dipamerkan menjadi bukti bahwa mereka tetap produktif selama menjalani masa pembinaan.

Bahkan, terdapat kebun yang dikelola langsung oleh warga binaan di sekitar area lokasi bazar sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

Di akhir keterangannya, Syaiful juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Sementara itu, salah satu pedagang, Yayu Puja Astuti yang menjual cireng, mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berjualan. Kepada RRI, ia berharap, dengan memanfaatkan momentum tersebut dagangannya dapat laris dan memberikan tambahan penghasilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....