Wisata Literasi Sains Sikka Tarik Minat Pelajar

  • 24 Apr 2026 07:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Sikka memperkenalkan program Wisata Literasi dan Sains kepada pelajar. Kegiatan ini berlangsung di Aula Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda, Jalan El Tari, Maumere, Kamis 23 April 2026

Program tersebut menyasar siswa sebagai upaya membangun budaya literasi sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan konsep sains secara lebih dekat dan kontekstual.

Dalam kegiatan ini, Disarpus menghadirkan pegiat literasi Yanto de Flores. Ia membawakan cerita dan dongeng interaktif kepada siswa SDIT Rabbani Maumere dengan pendekatan komunikatif.

Melalui metode tersebut, siswa tidak hanya menjadi pendengar pasif. Mereka juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang mendorong rasa ingin tahu dan pemahaman.

Peserta turut diperkenalkan pada konsep taman baca masyarakat. Selain itu, mereka mendapatkan informasi tentang layanan Perpustakaan Umum Daerah Frans Seda sebagai sumber belajar alternatif di luar sekolah.

Kepala Disarpus Sikka, Very Awales, mengatakan program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.

“Kami berkomitmen menghadirkan lebih banyak pegiat literasi dan sains untuk membangun budaya membaca dan belajar. Literasi tidak hanya membaca, tetapi juga mendorong anak berpikir kritis, kreatif, dan inovatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan literasi tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara sekolah, komunitas, dan masyarakat sebagai ekosistem pembelajaran berkelanjutan.

Kegiatan ini juga melibatkan Sekretaris Disarpus Sikka Yuvensius Rafael, jajaran kepala bidang, serta tim Wisata Literasi dan Sains. Para tenaga pendidik dari SDIT Rabbani Maumere turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.

Sepanjang kegiatan, siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mulai dari dongeng hingga interaksi literasi, seluruh rangkaian dirancang untuk meningkatkan partisipasi belajar.

Ke depan, Disarpus Sikka berencana memperluas program ini ke sekolah lain. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat budaya membaca dan pemahaman sains sejak dini di Kabupaten Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....