BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi Perairan NTT Hari Ini
- 23 Apr 2026 07:22 WIB
- Ende
Poin Utama
- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim di wilayah NTT.
- Gelombang 1,25–2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
- Gelombang hingga 3 meter berisiko tinggi di Samudra Hindia selatan NTT.
- Cuaca umumnya cerah berawan hingga hujan ringan dengan angin 10–60 km/jam.
- Nelayan diimbau tidak melaut saat kondisi cuaca buruk.
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tenau-Kupang melalui prakirawan Dyah Saffitri Maharani, mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca maritim di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku mulai 23 April 2026 pukul 08.00 WITA hingga 24 April 2026 pukul 08.00 WITA.
Dalam prakiraan tersebut, BMKG menyebutkan potensi gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan, di antaranya Selat Sape bagian selatan, Perairan Flores Timur, Selat Alor, Perairan selatan Alor-Pantar, Selat Ombai, Perairan Sabu Raijua, hingga Perairan utara Kupang, Rote, dan sekitarnya.
Selain itu, gelombang lebih tinggi mencapai 2,5 hingga 3 meter juga berpotensi terjadi di perairan Samudra Hindia selatan NTT. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, khususnya kapal feri.
Secara umum, kondisi cuaca di wilayah perairan NTT diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan. Sementara itu, angin bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 60 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim sebelum beraktivitas di laut. “Apabila kondisi cuaca tidak bersahabat seperti angin kencang dan gelombang tinggi, nelayan diimbau untuk tidak melaut demi keselamatan,” demikian imbauan BMKG.
Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi risiko cuaca ekstrem di wilayah perairan NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....