Disnakertrans Sikka Berangkatkan Sepuluh Pekerja ke Kalimantan
- 23 Apr 2026 07:13 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sikka melepas sepuluh tenaga kerja menuju Kalimantan pada Selasa 21 April 2026. Pemberangkatan ini menjadi bagian dari program penempatan kerja antar daerah yang diklaim berlangsung secara resmi dan terpantau.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Sikka, Verdinando Lepe, menjelaskan para pekerja tersebut direkrut melalui skema AKAD (Antar Kerja Antar Daerah). Program ini dirancang untuk menutup celah praktik perekrutan ilegal yang berpotensi mengarah pada tindak pidana perdagangan orang.
Verdinando menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan setiap tenaga kerja berada dalam perlindungan hukum yang jelas. Selain itu, keberangkatan mereka juga diketahui dan diawasi oleh pemerintah daerah asal maupun daerah tujuan.
Ia menyebut seluruh proses perekrutan telah melalui prosedur resmi yang berlapis. Mulai dari pengajuan ke Kementerian Tenaga Kerja, Dinas Nakertrans Provinsi NTT, hingga tingkat kabupaten.
Menurutnya, langkah ini menjadi jaminan bahwa para pekerja tidak berangkat secara ilegal. Disnakertrans juga berencana melakukan kunjungan langsung ke Kalimantan untuk memastikan kondisi dan perlindungan tenaga kerja asal Sikka.
Verdinando mengungkapkan tingginya minat masyarakat untuk merantau menjadi fenomena yang terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai sebagai peluang bagi warga untuk mencari pengalaman baru sekaligus meningkatkan taraf hidup.
Ia pun mengingatkan para pekerja agar menjaga disiplin dan solidaritas selama bekerja. Pesan tersebut disampaikan sebagai bekal menghadapi tantangan di lingkungan kerja yang baru.
Para tenaga kerja ini akan ditempatkan di sektor perkebunan kelapa sawit dengan sistem kontrak tahunan. Pemerintah daerah berharap ke depan dapat menghadirkan Balai Latihan Kerja khusus untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja di sektor tersebut.
Perwakilan perusahaan penempatan, Wayan G., menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pekerja. Ia menilai proses perekrutan berjalan lancar berkat dukungan semua pihak.
Salah satu pekerja, Yuvensius Moat Tonce, mengaku optimistis dengan kesempatan yang diperolehnya. Ia berharap pekerjaan ini dapat membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga sekaligus membangun kemandirian.
Yuvensius sebelumnya menjalankan usaha kecil di bidang perikanan dan perdagangan kelapa yang tidak berkembang sesuai harapan. Ia kemudian memutuskan merantau bersama istri dan dua anaknya untuk mencari penghidupan yang lebih baik di Kalimantan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....