Perempuan Berdaya Kunci menuju Indonesia Emas 2045
- 21 Apr 2026 17:11 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Memaknai peringatan Hari Kartini tahun 2026, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ende, Ny. Maria Mathildis Banda, mengajak seluruh perempuan untuk memperkuat peran strategisnya. Hal ini sejalan dengan tema nasional yang menekankan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia Emas 2045.
Ajakan tersebut disampaikan Ny. Maria Mathildis Banda kepada RRI pada Selasa, 21 April 2026. Ia berbicara di Kantor Bupati Ende saat dimintai tanggapan terkait makna Hari Kartini bagi perempuan masa kini.
Menurutnya, perempuan berdaya adalah perempuan yang memiliki kekuatan membangun kehidupannya sendiri. Kemandirian tersebut mencakup aspek ekonomi, kesehatan, serta pendidikan yang menjadi fondasi utama.
Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama perubahan. Tanpa pembangunan sumber daya manusia yang kuat, sulit bagi perempuan untuk mengubah kondisi hidupnya.
Ny. Mathildis menjelaskan bahwa sosok Kartini menjadi inspirasi karena perjuangannya di bidang pendidikan. Nilai itulah yang dinilai masih relevan dan harus terus diperjuangkan oleh perempuan Indonesia saat ini.
Ia juga menyoroti peran perempuan yang memiliki tanggung jawab berlapis dalam kehidupan. Perempuan berperan sebagai ibu, istri, orang tua, sekaligus sahabat dalam lingkup sosialnya.
Dalam menghadapi tantangan zaman, perempuan dituntut lebih kuat dan tangguh. Terlebih di era teknologi saat ini, perempuan perlu memiliki kepribadian mandiri dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai gangguan.
“Perempuan harus memiliki sikap yang jelas dan keyakinan terhadap apa yang diperjuangkan,” ujarnya. Hal ini penting agar perempuan mampu berdiri teguh dalam setiap keputusan hidupnya.
Ny. Mathildis juga menyoroti realitas perempuan di Kabupaten Ende yang berjuang di berbagai sektor. Mulai dari perempuan petani di kebun, pedagang di pasar, hingga ibu tunggal yang menjadi tulang punggung keluarga.
Menurutnya, peran perempuan sebagai tiang utama dalam rumah tangga tidak bertentangan dengan nilai tradisi. Justru perempuan memiliki ruang kepemimpinan dalam berbagai aspek kehidupan keluarga.
Ia turut mengapresiasi perempuan penenun di Ende yang bekerja tanpa mengenal waktu. Upaya mereka menghasilkan selembar kain bukan hanya bernilai budaya, tetapi juga menopang ekonomi keluarga.
Ke depan, ia berharap perempuan Ende semakin berdaya dan sejahtera. Semangat Kartini diharapkan terus hidup dalam perjuangan perempuan untuk masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....