Puluhan Rumah Rusak, BPBD Lembata Dorong Penguatan Mitigasi Gempa

  • 18 Apr 2026 18:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Gempa yang melanda Desa Babokerong, Kabupaten Lembata, menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan mendorong perlunya penguatan mitigasi bencana secara lebih serius.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 35 unit rumah serta satu fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada 8 hingga 11 April 2026.

Selain kerusakan fisik, dampak gempa juga menimbulkan trauma dan ketakutan bagi masyarakat terdampak.

BPBD menyebut gempa yang terjadi tergolong gempa tektonik dangkal akibat aktivitas pergeseran lempeng di wilayah tersebut.

Selain itu, gempa diduga berkaitan dengan kemunculan sesar aktif baru di wilayah laut yang membentang dari Pulau Solor hingga perairan Babokerong. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko bencana lanjutan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lembata, Yohanes Gregorius S. Demo, mengatakan tingkat kerusakan diperparah oleh kondisi bangunan yang belum memenuhi standar tahan gempa.

“Kondisi rumah warga yang belum memenuhi standar konstruksi tahan gempa memperbesar tingkat kerusakan,” ujarnya.

Sebagian besar rumah warga diketahui belum memiliki struktur bangunan yang kuat, terutama pada bagian kolom dan ring balok.

Pemerintah daerah mendorong peningkatan edukasi terkait pembangunan rumah tahan gempa sebagai langkah mitigasi jangka panjang.

Upaya ini diharapkan mampu mengurangi risiko kerusakan serta meningkatkan keselamatan masyarakat jika terjadi bencana serupa di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....