Lembata Belum Miliki Website OPD, Kominfo Dorong Digitalisasi Bertahap

  • 04 Jul 2026 21:23 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata mengakui masih menghadapi tantangan dalam pengembangan pemerintahan berbasis digital. Hingga saat ini, belum ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lembata yang memiliki website resmi sebagai media pelayanan informasi publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lembata, Petrus Demang, mengatakan kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah sekaligus tantangan dalam mewujudkan transformasi digital pemerintahan.

Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama dalam pembangunan website pada setiap perangkat daerah."Hari ini, di seluruh perangkat daerah kita belum punya website satu pun. Ini kondisi nyata sekaligus tantangan kita. Kita ingin seperti daerah yang sudah maju, tetapi kekurangan kita memang ada di situ," ujarnya.

Sebagai langkah awal, Dinas Kominfo mendorong seluruh OPD memanfaatkan akun media sosial resmi sebagai sarana penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dinilai lebih efisien karena tidak membutuhkan biaya operasional yang besar, namun tetap mampu menjangkau masyarakat secara luas."Kalau membuat website tentu membutuhkan biaya. Karena itu kita mulai dari hal kecil. Setiap perangkat daerah cukup memiliki akun media sosial resmi karena platform tersebut tidak membutuhkan biaya operasional yang besar," kata Petrus.

Ia menambahkan, penguatan ekosistem digital daerah tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan dukungan kebijakan, komitmen pemerintah daerah, serta alokasi anggaran yang memadai.

Selain itu, menurutnya, regulasi daerah juga diperlukan untuk memperkuat penerapan literasi digital yang mencakup aspek keterampilan, keamanan, etika, dan budaya digital di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.

Saat ini, Dinas Kominfo Kabupaten Lembata terus melakukan pengukuran tingkat kematangan digital daerah, mulai dari aspek kebijakan, tata kelola, manajemen, hingga pelayanan publik.

Upaya tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menyusun strategi transformasi digital yang lebih terarah sehingga pelayanan publik di Kabupaten Lembata dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....