Pemkab Lembata Siapkan Dukungan Modal dan Pasar bagi KPM Siga Naran Ina
- 22 Jun 2026 08:05 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata membuka peluang dukungan modal usaha dan pemasaran bagi Kelompok Perempuan Mandiri (KPM) Siga Naran Ina yang beranggotakan perempuan kepala keluarga. Komitmen itu disampaikan Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, saat menghadiri kegiatan kelompok tersebut di Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Minggu 14 Juni 2026.
Dalam dialog bersama anggota kelompok, para perempuan menyampaikan sejumlah kebutuhan mulai dari modal usaha, bantuan rumah layak huni, pemasaran hasil usaha, hingga akses bantuan sosial. Pertemuan berlangsung terbuka dengan berbagai aspirasi yang disampaikan langsung kepada pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kanisius Tuaq mengatakan pemerintah daerah akan menindaklanjuti berbagai usulan secara bertahap sesuai kemampuan daerah dan mekanisme yang berlaku. Pemerintah juga disebut terus berupaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program usaha produktif.
Terkait penguatan modal usaha, Bupati meminta pengurus kelompok segera menyiapkan proposal untuk memperoleh dukungan hibah maupun bantuan pemberdayaan lainnya. Menurutnya, bantuan yang diberikan harus berbasis kebutuhan kelompok usaha masyarakat.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah, masyarakat, dan kelompok usaha harus bekerja bersama-sama membangun daerah ini,” katanya. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam memperkuat ekonomi masyarakat kecil.
Selain dukungan modal, pemerintah daerah juga menyiapkan sistem pemasaran hasil usaha masyarakat termasuk produk pertanian, peternakan, dan UMKM. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki kepastian pasar terhadap hasil usaha yang dikembangkan.
Bupati menjelaskan pemerintah telah menyiapkan pasar untuk produk jagung titi berbahan jagung pulut melalui dinas terkait dengan standar harga sesuai kualitas produk. Skema itu diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil produksi masyarakat.
Pemerintah juga membuka peluang pemasaran ternak ayam pedaging, babi, kambing, dan sapi guna membantu masyarakat memperoleh akses pasar yang lebih luas. Khusus ternak babi, pemerintah menyiapkan fasilitas penampungan dengan harga pembelian sesuai berat hidup.
“Kami ingin memastikan hasil usaha masyarakat memiliki pasar yang jelas,” ujarnya. Pemerintah disebut hadir membantu pemasaran hasil pertanian, peternakan, nelayan, dan UMKM masyarakat.
Selain sektor usaha produktif, pemerintah daerah juga memfasilitasi lulusan SMA sederajat untuk mengikuti program kerja sambil kuliah di luar daerah. Program tersebut diharapkan membuka peluang generasi muda meningkatkan pendidikan sekaligus memperoleh penghasilan.
Mengakhiri kegiatan, Bupati mengajak seluruh anggota KPM Siga Naran Ina tetap semangat mengembangkan usaha produktif meski menghadapi berbagai keterbatasan. Ia berharap kelompok perempuan mandiri di Lembata terus tumbuh menjadi kekuatan ekonomi keluarga dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....