Pemkab Manggarai Sulap Lahan Sekitar Stadion Jadi Sentra Pertanian
- 12 Apr 2026 09:52 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Pemerintah Kabupaten Manggarai mulai menyulap lahan di sekitar Stadion Golo Dukal menjadi kawasan pertanian produktif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong ekonomi masyarakat.
Langkah ini terlihat dari dimulainya pengolahan lahan pada Jumat 10 April 2026, dengan melibatkan dua alat pertanian modern, yakni disc plough (bajak piringan) dan rotary tiller (alat penggembur tanah). Kehadiran teknologi tersebut menandai pergeseran menuju sistem pertanian yang lebih efisien dan modern.
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, menegaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur menjadi prioritas pemerintah daerah. “Lahan ini harus dihidupkan kembali agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Bersama Wakil Bupati Fabianus Abu, Bupati Hery turut terlibat dalam proses pembersihan lahan, menunjukkan komitmen langsung pemerintah dalam mendorong sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut juga, Penjabat Sekretaris Daerah Manggarai, Lambertus Paput, sebelumnya menekankan bahwa pengolahan lahan ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi aset daerah agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Manggarai,
Lebih lanjut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Ferdinandus Ampur, menjelaskan penggunaan alat modern mempercepat proses kerja sekaligus meningkatkan kualitas tanah. “Dengan pengolahan yang lebih baik, tanah menjadi lebih gembur dan siap ditanami, sehingga hasil produksi ke depan dapat meningkat,” katanya.
Inisiatif ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi, tetapi juga sebagai langkah transformasi pertanian yang adaptif dan berkelanjutan. Pemerintah berharap, penerapan teknologi ini dapat diikuti oleh para petani di Manggarai.
Masyarakat sekitar pun menyambut baik kegiatan tersebut, karena dinilai membuka peluang kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Ke depan, kawasan ini direncanakan akan dikembangkan dengan berbagai komoditas unggulan yang sesuai dengan kondisi tanah dan iklim setempat, sehingga mampu memberikan hasil yang optimal bagi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....