Kajari Manggarai Barat Apresiasi Respons Cepat Pemkab Tangani Gempa

  • 10 Sep 2026 11:03 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manggarai Barat, Yoanes Kardinto, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam menangani dampak gempa bumi magnitudo 7,7. Respons cepat pemerintah dinilai memberikan dampak positif bagi proses penanganan hingga pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Apresiasi tersebut disampaikan Yoanes dalam rapat validasi dan sinkronisasi data kerusakan rumah akibat gempa di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, Rabu, 9 September 2026 sore. Rapat dihadiri Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Pius Baut, serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Saya sangat bersyukur dan mengapresiasi apa yang Bapak-Ibu kerjakan dengan penanganan bencana di Kabupaten Manggarai Barat. Sangat luar biasa. Pekerjaannya sangat cepat,” ujar Yoanes.

Yoanes juga mendukung langkah Bupati Edistasius Endi untuk tidak memperpanjang masa tanggap darurat agar Kabupaten Manggarai Barat segera memasuki tahap pemulihan. Menurut dia, proses pemulihan harus dilakukan secara cepat, termasuk melalui validasi data korban dan rumah terdampak.

Ia menilai masa sanggah selama tiga hari terhadap data yang dipublikasikan cukup untuk memberi ruang kepada masyarakat menyampaikan keberatan. Dengan demikian dapat memungkinkan tim melakukan audit dan pemeriksaan sehingga keputusan penetapan serta penyaluran bantuan tidak tertunda.

“Kita sampaikan keputusan tim melalui Camat, Lurah, Kades. Apa yang dikeluhkan masyarakat bisa cepat kita tanggapi. Anggaran juga terus berjalan, jangan terlalu lama,” katanya.

Yoanes juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar tidak terpengaruh berbagai kabar negatif maupun kritik masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Menurutnya, perbedaan respons di tengah situasi bencana merupakan hal yang wajar, sementara pemerintah tetap harus bekerja berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Yoanes turut membagikan pengalamannya saat membantu distribusi logistik pascagempa. Ia menyebut koordinasi dengan BPBD Manggarai Barat berjalan baik meski distribusi sempat menghadapi kendala jaringan komunikasi dan keterlambatan penerbangan bantuan.

Sebagian logistik ditampung di gudang BPBD dan gudang Kementerian Pertanahan di Wae Kelambu sebelum didistribusikan. “Kita kerja tiga hari, dari Sabtu sampai Senin sampai jam 4 pagi. Bantuan dari pusat harus segera sampai. Terima kasih BPBD yang sudah mendukung kendaraan untuk mensuplai logistik,” ujarnya.

Menurut Yoanes, distribusi bantuan sebelumnya diprioritaskan ke Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada, sehingga bantuan untuk Manggarai Barat dilakukan setelahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....