54 Siswa Lolos Tahap Penilaian Paskibraka Ende

  • 12 Apr 2026 09:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Semangat para peserta seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Kabupaten Ende tetap tinggi meski harus melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat.

Salah satu peserta, Luthfi Arif Hasydan, siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ende, mengungkapkan bahwa proses seleksi yang diikutinya terdiri dari beberapa tahapan penting, mulai dari seleksi kesehatan, parade, hingga Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

“Sebenarnya dari seleksi kesehatan, parade, dan PBB itu hampir sama, karena sama-sama menilai gerakan dan kesiapan fisik. Kalau kesehatan lebih melihat kondisi tubuh kita, parade itu ke postur tubuh seperti sikap tegak, sedangkan PBB fokus pada ketepatan gerakan seperti jalan di tempat, hadap kanan, dan hadap kiri,” jelasnya saat diwawancarai RRI Ende, Sabtu, 11 April 2026 di halaman Kantor Kesbangpol Ende.

Ia menyebutkan, setelah melalui tahapan tersebut, peserta yang lolos langsung masuk dalam sistem penilaian untuk menentukan kelulusan ke tahap berikutnya.

Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi kesamaptaan atau tes fisik, yang meliputi lari selama 15 menit untuk mengukur daya tahan, push-up, sit-up, hingga pull-up dengan standar penilaian tertentu.

“Dari situ kita dinilai lagi. Misalnya lari 15 menit dihitung jaraknya, kemudian push-up sekitar 30 sampai 35 kali sudah bagus, sit-up juga begitu. Semua ada nilainya,” ungkapnya.

Setelah tahapan fisik, peserta kemudian mengikuti seleksi kepribadian. Pada tahap ini, peserta diuji dari segi cara berbicara, menyampaikan pendapat, serta sikap dan etika dalam menjawab pertanyaan.

“Mereka ingin melihat bagaimana cara kita berpikir, berbicara, dan bersikap. Jadi kita juga diuji melalui pertanyaan-pertanyaan,” tambahnya.

Luthfi juga mengungkapkan bahwa dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi awal, sekitar 54 orang berhasil lolos ke tahap seleksi penilaian, yang berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Ende.

Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan kepada seluruh peserta agar tetap semangat dalam mengikuti setiap tahapan seleksi.

“Harapan saya dan teman-teman, semoga kami tidak hanya sekadar lolos, tetapi bisa mendapatkan hasil terbaik. Untuk teman-teman yang belum berhasil, tetap semangat dan jangan putus asa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya tetap aktif dalam organisasi Paskibra karena dinilai mampu membentuk karakter, mental, serta kemampuan komunikasi yang baik.

“Di Paskibra kita belajar banyak hal, mulai dari membangun mental, cara berbicara, sampai sikap. Itu semua sangat berguna ke depan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....