Kado Paskah untuk Warga Madawat Disambut Haru
- 02 Apr 2026 15:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka — Sebanyak 40 janda dan fakir miskin di Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, tampak sumringah menyambut bantuan sosial. Menjelang Hari Raya Paskah, mereka menerima paket sembako sebagai kado penuh makna dari Yayasan Inang Anselmia Constansia.
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bagian dari kepedulian sosial yayasan yang juga mengelola program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dijalankan melalui tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Sikka.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Madawat, Rabu 1 April 2026, dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kegiatan itu Pengawas Yayasan Verdinando Lepe serta Kepala SPPG Dapur Kota Uneng 3 Risal Angelo.
Turut mendampingi warga penerima bantuan, Lurah Madawat Katharina Paskalia Seng bersama Camat Alok Rudolf M Cherubim Newar. Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial.
Katharina Paskalia Seng menyampaikan apresiasi atas bantuan sembako yang dinilai sangat membantu masyarakat. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut menjadi penopang di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan warga.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Camat Alok yang dinilai berperan dalam menghadirkan yayasan tersebut di wilayahnya. Menurutnya, aksi sosial ini menjadi bukti nyata kolaborasi untuk kesejahteraan masyarakat kecil.
Rudolf M Cherubim Newar menekankan bahwa bantuan tersebut tidak dilihat dari besar kecilnya nilai, melainkan dari ketulusan yang menyertainya. Ia menyebut momentum Paskah sebagai waktu yang tepat untuk menghadirkan iman dalam tindakan nyata.
Ia juga mengajak warga untuk mendoakan para pengurus dan relawan yayasan agar terus diberi kesehatan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya dukungan masyarakat terhadap program pemerintah dari tingkat paling bawah.
Dalam pesannya, Camat Alok mengimbau warga untuk menjaga kebersamaan melalui kerja bakti, keamanan lingkungan, dan sikap saling membantu. Ia menegaskan bahwa kontrol sosial dan kerukunan menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Verdinando Lepe menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian kepada warga yang membutuhkan, meski jumlahnya masih terbatas. Ia juga mendorong orang tua untuk memastikan anak-anak tetap bersekolah dan memanfaatkan program MBG demi masa depan yang lebih baik.
Salah satu penerima bantuan, Gonselina, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Di usia 70 tahun, ia masih bekerja menggarap lahan orang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....