Hidupkan Kisah Lokal, Disarpus Manggarai Gelar Lomba Bertutur SD

  • 01 Apr 2026 21:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manggarai menggelar lomba bertutur bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai bagian dari program literasi dan upaya mencerdaskan anak bangsa, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Perlombaan yang berlangsung di Aula Ranaka Kantor Bupati Manggarai ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manggarai, Aldi Tjangkung, beserta jajarannya, para guru, dan orang tua siswa.

Sebanyak 25 peserta yang tampil merupakan hasil seleksi ketat secara daring dari total 50 sekolah yang mendaftar. Dalam ajang final ini, para peserta tampil penuh percaya diri membawakan cerita rakyat khas Manggarai, seperti kisah Loke Nggerang dan Timung Te’e, di hadapan tiga orang juri yang berkompeten.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Aldi Tjangkung, menjelaskan bahwa lomba bertema "Manggarai Bertutur: Menghidupkan Kisah dan Menggerakkan Generasi" ini difokuskan pada peningkatan kemampuan berbicara di depan umum serta kreativitas anak dalam menyampaikan cerita dengan gaya khas mereka.

Aldi melalui penanaman nilai budaya lokal sejak dini, anak-anak Manggarai diharapkan memiliki karakter yang kuat dan cerdas. "Lomba ini fokus pada peningkatan kemampuan berbicara di depan umum, kreativitas, dan penanaman nilai budaya melalui cerita rakyat," ujar Aldi

Aldi menerangkan, inisiatif ini merupakan perwujudan dari program "Aku Pintar, Aku Baca, dan Aku Berprestasi" guna menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. "Juga bagian program literasi dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Manggarai," katanya.

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Manggarai sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan literasi mereka.

Selain memperebutkan juara pertama hingga keempat, seluruh peserta akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka. Hal ini dilakukan agar setiap anak memiliki memori membanggakan atas pencapaian mereka di masa kecil yang kelak akan membentuk mentalitas positif saat dewasa.

Melalui lomba ini, Aldi menaruh harapan besar agar anak-anak tidak hanya berani berbicara di depan publik, tetapi juga memiliki pola pikir yang kreatif. "Bahwa melalui lomba ini kami dari dinas berharap peserta lomba menjadi anak-anak yang hebat," ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan, di mana setiap tutur kata yang disampaikan oleh para siswa menjadi benih literasi yang tumbuh menjadi pohon pengetahuan di masa depan.

Menutup keterangannya, Aldi menegaskan bahwa setiap pengalaman dalam lomba ini adalah bagian penting dari proses menuju kemajuan, sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap dunia membaca dan bercerita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....