Gubernur NTT Lantik Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Lingkup Pemprov NTT

  • 25 Mar 2026 21:38 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melantik 104 Kepala SMA/SMK/SLB lingkup Pemerintah Provinsi NTT, Rabu, 25 Maret 2026 sore di Aula Utama El Tari, Kantor Gubernur NTT. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar untuk memimpin pendidikan di garis terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda.

Gubernur Melki menekankan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan kepala sekolah. Ia menyebut berbagai kebijakan seperti pembangunan infrastruktur, pembaruan kurikulum, hingga program pendidikan tidak akan berdampak signifikan tanpa kepemimpinan yang kuat di tingkat satuan pendidikan.

Kepala sekolah, menurutnya, harus berperan sebagai pemimpin pembelajaran, bukan sekadar administrator. Lebih lanjut, ia mendorong para kepala sekolah menjadi agen perubahan yang responsif terhadap tantangan zaman, mampu berinovasi, serta membangun budaya kerja profesional.

Gubernur juga mengakui bahwa sektor pendidikan di NTT masih menghadapi tantangan serius, mulai dari kesenjangan mutu antarwilayah, keterbatasan akses pendidikan, hingga rendahnya capaian literasi dan numerasi, di tengah tuntutan dunia kerja yang terus berubah.

Gubernur menegaskan pentingnya kepemimpinan berbasis kinerja yang terukur. Indikator keberhasilan kepala sekolah harus tercermin dari peningkatan kualitas pembelajaran, prestasi siswa, penurunan angka putus sekolah, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat.

"Kepala Sekolah adalah amanah publik. Tidak boleh ada penyalahgunaan kewenangan yang merugikan peserta didik maupun masyarakat,” kata Gubernur. Gubernur juga menekankan pemanfaatan hasil asesmen pendidikan seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai dasar pengambilan kebijakan yang konkret di tingkat sekolah.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu, Pemprov NTT terus mendorong program One School One Product (OSOP) serta penguatan teaching factory khususnya di SMK, melalui kemitraan dengan dunia usaha dan industri. Gubernur juga menegaskan pentingnya integritas dalam pengelolaan anggaran pendidikan serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah, guna mendorong kemajuan pendidikan di NTT secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....