Kapolda Salurkan Bantuan Kapolri bagi Anggota Polres Manggarai Terdampak Gempa
- 02 Sep 2026 13:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko, mengunjungi Mapolres Manggarai, Rabu 2 September 2026. Kunjungan Kapolda tesebut sekaligus untuk menyerahkan bantuan Kapolri kepada anggota Polres Manggarai yang terdampak bencana gempa bumi.
Dalam kunjungannya, Kapolda NTT didampingi Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Vily Rudi Darmoko, Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., sejumlah pejabat utama Polda NTT. Sebelum menuju Mapolres Manggarai, Kapolda bersama rombongan mengunjungi rumah Florianus A. Uban, anggota Polres Manggarai yang terdampak gempa di wilayah Karot.
Kunjungan Kapolda bersama rombongan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi rumah personel yang terdampak gempa sekaligus memastikan kebutuhan anggota dan keluarganya pascabencana.
Setibanya di Mapolres Manggarai, Kapolda NTT beserta rombongan disambut langsung oleh Kapolres Manggarai yang didampingi Ketua dan pengurus Bhayangkari. Acara penyambutan ditandai dengan pemakaian topi dan pengalungan selendang khas Manggarai kepada Kapolda NTT serta Ketua Bhayangkari Daerah NTT beserta rombongan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda NTT menyerahkan bantuan Kapolri dan bansos kepada anggota Polres Manggarai yang menjadi korban bencana gempa. Selain itu, bantuan berupa bingkisan juga diberikan kepada anak-anak terdampak gempa yang tinggal di Asrama Polres Manggarai.
Selain menyerahkan bantuan, Kapolda meninjau sejumlah fasilitas di Mapolres Manggarai yang rusak. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan terdampak serta memastikan keamanan fasilitas pendukung pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Selain berdampak pada Mako Polres Manggarai dan rumah pribadi anggota, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas kepolisian di wilayah hukum Polres Manggarai yakni Mako dan Asrama Polsek Cibal, Asrama Polsek Reo serta Mako dan Asrama Polsek Satarmese.
Berdasarkan laporan sementara, tercatat 20 anggota Polres Manggarai yang rumahnya terdampak gempa. Dari jumlah tersebut, 16 unit rumah mengalami rusak berat, 2 unit rusak sedang, dan 2 unit lainnya rusak ringan. Seluruh data ini masih terus diinventarisasi dan diverifikasi sebelum bantuan renovasi dari Kapolri serta Ketua Umum Bhayangkari disalurkan.
Kepada awak media, Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menyampaikan bahwa pascagempa, Polda NTT bersama instansi terkait bergerak cepat menyalurkan bantuan ke berbagai lokasi pengungsian guna memenuhi kebutuhan dasar warga. Penyaluran bantuan tersebut terus dilakukan secara berkelanjutan hingga menjangkau masyarakat di wilayah terisolir yang sulit diakses.
"Kami akan mendistribusikan bantuan dari Bapak Kapolri dan Ibu Ketua Umum Bhayangkari/Ibu Kapolri. Jadi beliau sudah mengirimkan dana untuk membantu anggota merenovasi rumahnya yang rusak terdampak gempa," ungkap Irjen Pol Rudi Darmoko.
Selain itu, dapur lapangan dipastikan tetap beroperasi dengan menyediakan makanan tiga kali sehari, sementara layanan water treatment terus disiagakan guna memenuhi kebutuhan air bersih dan air siap minum bagi masyarakat.
Tidak hanya di posko utama, Polda NTT juga telah mendistribusikan bantuan kepada warga yang memilih mengungsi secara mandiri. Personel kepolisian diterjunkan untuk membantu membersihkan rumah warga, puing bangunan, fasilitas umum, hingga tempat ibadah seperti gereja dan masjid.
Adapun di sektor pendidikan, pihak kepolisian terus membantu pembersihan gedung sekolah dan mendirikan tenda darurat agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan bagi bangunan yang belum aman digunakan. Sebelum memulai pembelajaran, para siswa di sekolah juga diberikan layanan trauma healing.
Lebih lanjut, Irjen Pol Rudi Darmoko menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan jiwa, menolong warga yang sakit, mengamankan aset masyarakat yang ditinggalkan, serta membersihkan bangunan yang akan kembali ditempati pengungsi.
"Kita mendistribusikan bantuan, kita menolong yang sakit, mengamankan aset-aset mereka yang ditinggalkan. Dan sekarang mulai kita membantu untuk... eh membersihkan bangunan-bangunan yang akan ditempati kembali oleh para pengungsi. Itu yang paling utama sekarang," katanya.
Kapolda menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat dan siap memberikan bantuan penuh selama masa pemulihan pascabencana.
"Tentunya, saya mengingatkan pada masyarakat bahwa masyarakat tidak sendiri. Bahwa Polri ada di tengah-tengah masyarakat, Polri ada untuk masyarakat dan kami selalu siap untuk membantu masyarakat," ucap Kapolda.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh hoaks, dan selalu merujuk pada informasi resmi BMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....