Peran Desa dalam Mengatasi Stunting Anak di Nagekeo
- 24 Mar 2026 10:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngekeo - Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Kesehatan terus mendorong upaya percepatan penanganan stunting dengan melibatkan peran aktif pemerintah desa. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah pemanfaatan dana desa untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak, khususnya melalui pengadaan susu bagi balita yang mengalami stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, drg. Emerentiana Wahjuningsih, Senin, 23 Maret 2026 mengatakan bahwa desa memiliki kewenangan untuk mengalokasikan anggaran dalam rangka penanganan stunting di wilayah masing-masing. Tidak hanya melalui pemberian makanan tambahan, pemerintah desa juga didorong untuk menganggarkan pembelian susu PKMK yang memiliki kandungan nutrisi tinggi.
Menurutnya, susu PKMK merupakan pangan olahan untuk keperluan medis khusus yang diformulasikan bagi balita stunting dan gizi kurang. Produk ini mengandung kalori dan nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu meningkatkan berat badan serta mempercepat pertumbuhan tinggi badan anak secara optimal.
“Kita mengharapkan dukungan dari BPMD untuk mengalokasikan anggaran dalam pengadaan susu untuk penanganan stunting di desa,”kata dokter. Upaya ini diharapkan mampu menekan angka stunting di Kabupaten Nagekeo agar tidak terus meningkat setiap tahunnya. Peran desa menjadi sangat strategis karena berada di garis terdepan dalam menjangkau masyarakat serta memahami kondisi riil balita di wilayahnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau kepada pemerintah desa serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat untuk bersinergi dalam mengalokasikan dana desa secara tepat sasaran. Dengan dukungan anggaran yang memadai dan intervensi yang tepat, diharapkan anak-anak stunting di desa dapat memperoleh asupan gizi yang cukup dan tumbuh lebih sehat di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....