Harmoni Idul Fitri di Manggarai Barat, Toleransi Antarumat Beragama Kian Menguat

  • 24 Mar 2026 09:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Perayaan Idul Fitri 2026 di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak hanya berlangsung aman dan khidmat, tetapi juga menjadi cerminan kuatnya nilai toleransi antarumat beragama yang terus terjaga di tengah masyarakat.

Suasana kebersamaan terlihat nyata selama rangkaian perayaan, di mana seluruh elemen masyarakat, tanpa memandang latar belakang agama, turut berperan dalam menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan keagamaan.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, mengapresiasi semangat toleransi yang ditunjukkan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan perayaan Idul Fitri tahun ini tidak lepas dari kesadaran kolektif warga dalam menjaga harmoni sosial.

“Perayaan Idul Fitri ini menjadi bukti bahwa masyarakat Manggarai Barat menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan. Ini adalah kekuatan kita dalam menjaga persatuan dan kedamaian,” kata Edistasius dalam keterangannya, Selasa 24 Maret 2026.

Dirinya juga menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI/Polri, serta masyarakat lintas agama menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana yang kondusif selama perayaan berlangsung.

Di berbagai titik, keterlibatan warga lintas iman terlihat dalam membantu pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama Idul Fitri. Kondisi ini memperkuat citra Manggarai Barat sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai keberagaman.

Selain itu, meningkatnya kunjungan wisatawan selama libur Lebaran juga menjadi momentum untuk menunjukkan wajah toleransi dan keramahan masyarakat kepada para pengunjung. Lingkungan yang aman dan inklusif membuat wisatawan merasa nyaman saat berlibur di daerah tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, turut mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai toleransi, terutama menjelang perayaan Hari Raya Paskah.

“Kebersamaan dan toleransi yang sudah kita bangun harus terus dijaga. Ini menjadi modal penting dalam menyambut perayaan keagamaan berikutnya agar tetap berlangsung aman dan penuh makna,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menegaskan komitmennya untuk terus merawat keharmonisan sosial sebagai bagian dari identitas daerah. Dengan semangat saling menghargai dan gotong royong, Manggarai Barat diharapkan tetap menjadi contoh hidup berdampingan secara damai di tengah keberagaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....