Sistem Adat Muro Perkuat Pengelolaan Laut

  • 19 Mar 2026 20:53 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pengukuhan Wilayah Muro di Desa Todanara menjadi langkah memperkuat pengelolaan sumber daya laut berbasis kearifan lokal. Sistem ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan pesisir.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh adat, masyarakat, serta LSM Yayasan Barakat. Selama ini, lembaga tersebut aktif mendorong penguatan pengelolaan laut berbasis komunitas di Lembata.

Melalui sistem Muro, masyarakat menetapkan batas wilayah serta aturan pemanfaatan sumber daya laut. Penetapan tersebut dilakukan melalui musyawarah adat yang mengedepankan nilai tradisional.

Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Barakat atas kontribusinya dalam menjaga kelestarian laut di berbagai wilayah. Program tersebut dinilai telah memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Program ini telah berjalan di sejumlah desa dan terus diperluas ke wilayah lain di Lembata,” kata Bupati Kanisius.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut. Keterlibatan masyarakat juga terlihat dari dukungan berupa hibah lahan untuk kegiatan konservasi.

Melalui pendekatan berbasis adat, diharapkan pengelolaan sumber daya laut dapat berjalan lebih efektif. Sistem ini juga diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....