Pasca Mengabdi, Para Imam Keuskupan Agung Ende Disiapkan Rumah di Usia Senja

  • 17 Mar 2026 16:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pengabdian panjang para imam di Keuskupan Agung Ende kini dijawab dengan sebuah ruang sederhana bernama kasih.

Melalui misa dan peletakan batu pertama, pembangunan Rumah Kasih Santo Vinsensius resmi dimulai pada Selasa siang, 17 Maret 2026.

Rumah ini akan menjadi tempat beristirahat bagi para imam yang telah melewati puluhan tahun pelayanan, menemani umat dalam suka dan duka kehidupan.

Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD menegaskan bahwa pembangunan ini tidak hanya soal bangunan, tetapi tentang nilai yang mendasari kehidupan.

“Fondasi yang kuat harus berakar pada iman kepada Kristus,” ujarnya.

Baginya, rumah kasih ini adalah wujud perhatian yang tidak berhenti ketika masa pelayanan usai.

Di usia senja, para imam tetap dipeluk dalam perhatian dan persaudaraan.

Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menyebut pembangunan ini sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para imam.

“Ini bukan sekadar bangunan, tetapi wujud penghargaan bagi mereka yang telah mengabdikan hidupnya,” katanya.

Ia menilai, kehadiran rumah kasih ini menghadirkan makna bahwa pengabdian tidak dilupakan, melainkan dirawat hingga akhir kehidupan.

Dukungan terhadap pembangunan datang dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, paroki, hingga para donatur.

Pembangunan ini juga diharapkan menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap lansia merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial.

Rumah Kasih Santo Vinsensius bukan hanya tempat tinggal, tetapi ruang yang menyimpan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....