Tanatawa Dorong Pertanian Ramah Lingkungan di Lembata
- 16 Mar 2026 23:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Komunitas Tanatawa di Kabupaten Lembata mendorong pengembangan pertanian ramah lingkungan melalui gerakan anak muda yang fokus pada pelestarian benih lokal dan keberlanjutan ekosistem, Minggu, 8 Maret 2026. Komunitas tersebut mulai terorganisir sejak 2021 pascabencana yang melanda wilayah Lembata. Anak-anak muda penyintas bencana kemudian membentuk wadah bersama untuk menggerakkan kegiatan sosial, pendidikan, dan pertanian berkelanjutan.
Tanatawa mengembangkan sejumlah program untuk penguatan ekonomi masyarakat melalui pertanian lokal. Komunitas ini juga aktif melakukan riset kecil terkait mata pencaharian dan pertanian regeneratif.
Salah satu kegiatan utama adalah pengembangan kebun contoh yang dikelola bersama anggota komunitas. Kebun tersebut menjadi tempat belajar bagi masyarakat untuk melihat langsung praktik pertanian tanpa bahan kimia.
Di kebun tersebut, para anggota memanfaatkan sistem tanam air, pengolahan kompos, dan pengelolaan lahan kering. Bahkan lahan yang sebelumnya tandus perlahan berubah menjadi area produktif bagi berbagai tanaman pangan.
Anggota komunitas, Silvester Yulianus Eko Sili, mengatakan gerakan mereka tidak hanya bertujuan menjaga lingkungan, tetapi juga membangun kemandirian pangan masyarakat. “Kami berupaya mengumpulkan benih-benih lokal agar petani tidak terus bergantung pada benih dari luar,” katanya.
Melalui gerakan tersebut, Tanatawa berharap semakin banyak anak muda tertarik terjun ke sektor pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di daerahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....