Longsor Tutup Jalur Penghubung Desa di Ende
- 15 Mar 2026 20:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ende dalam beberapa hari terakhir memicu longsor di ruas jalan Nangaba–Maukaro. Material tanah dan batu menutup badan jalan sehingga akses transportasi menuju sejumlah desa terputus total.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Riaraja, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Sabtu malam, 14 Maret 2026.
Hingga Minggu, 15 Maret 2026, kendaraan roda dua maupun roda empat belum dapat melintas di jalur tersebut karena badan jalan masih tertutup material longsor.
Akibat putusnya jalur transportasi tersebut, sejumlah desa terdampak antara lain Wolokaro, Jejaraja, Wawonato, Woroapa, Mbotutenda, Nuaja, Jamokeasa, Wologai, Wologai Dua, Boafeo, dan Kembirangga Selatan.
Warga di wilayah tersebut mengalami kesulitan mobilitas serta terganggunya distribusi kebutuhan pokok.
Tokoh muda Ende Djolan Rinda meminta Pemerintah Kabupaten Ende segera mengambil langkah cepat untuk membuka kembali akses jalan yang tertutup longsor.
Ia menilai pemerintah perlu segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material tanah dan batu yang menutup badan jalan.
Menurutnya, keterlambatan penanganan dapat memperparah dampak terhadap aktivitas masyarakat di desa-desa sekitar.
“Jika cuaca buruk terjadi di ruas jalan rawan longsor, alat berat sebaiknya sudah disiagakan agar ketika terjadi longsor dapat segera ditangani,” ujarnya.
Djolan juga mengingatkan bahwa terputusnya akses jalan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat karena distribusi barang dan mobilitas warga menjadi terhambat.
Hingga saat ini material longsor masih menutup badan jalan dan arus lalu lintas di jalur Nangaba–Maukaro belum kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....