42 Desa di Sikka Terdampak Bencana Awal Tahun

  • 11 Mar 2026 16:35 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka — Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat sebanyak 42 desa terdampak bencana alam sejak Januari hingga Maret 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan warga mengalami dampak langsung di berbagai wilayah.

Data yang dihimpun menunjukkan bencana alam tersebut berdampak pada 289 kepala keluarga. Jumlah itu setara dengan 923 jiwa yang tersebar di sejumlah desa terdampak.

Selain bencana alam, Dinas Sosial juga mencatat adanya bencana sosial berupa kebakaran yang terjadi di empat desa. Kejadian itu mengakibatkan lima kepala keluarga atau 15 jiwa terdampak.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka, Kristian Amstrong, mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan yang dilakukan selama tiga bulan terakhir. Pendataan dilakukan setelah adanya laporan dari pemerintah desa maupun kelurahan setempat.

“Terkait dengan bencana alam sejak Januari sampai dengan Maret, ada 42 desa terdampak dengan 289 kepala keluarga dan 923 jiwa,” ujar Kristian Amstrong, Rabu 11 Maret 2026. Ia menambahkan, bencana sosial seperti kebakaran juga tercatat terjadi di empat desa dengan total 15 jiwa terdampak.

Ia menjelaskan, setiap laporan bencana yang diterima langsung ditindaklanjuti oleh tim Dinas Sosial. Tim dari Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial segera turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi atau asesmen.

Proses asesmen dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak serta kebutuhan mendesak di lapangan. Langkah ini sekaligus menjadi dasar penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terkena bencana.

Selain melakukan identifikasi, Dinas Sosial juga menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut sebagian berasal dari Kementerian Sosial yang disalurkan melalui pemerintah daerah.

Menurutnya, tim Dinas Sosial berupaya merespons cepat setiap kejadian bencana. Jika peristiwa terjadi pada pagi hari, tim biasanya langsung menuju lokasi pada siang hari dengan membawa bantuan.

Namun apabila bencana terjadi pada sore atau malam hari, tim tetap dijadwalkan turun ke lokasi sesegera mungkin. Hal ini dilakukan agar warga terdampak segera mendapatkan penanganan awal.

Pemerintah Kabupaten Sikka juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Warga diminta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau pemerintah daerah jika mengalami dampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....