Akses Jalan dan Kerumunan Warga Hambat Mobil Damkar di Permukiman

  • 20 Feb 2026 08:51 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende — Akses jalan sempit dan kerumunan warga disebut menjadi penghambat utama penanganan kebakaran di kawasan padat penduduk. Kondisi ini membuat mobil pemadam kerap terlambat menjangkau titik api saat insiden terjadi di permukiman.

Hal itu diungkapkan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ende saat mengevaluasi sejumlah kejadian kebakaran terakhir. Petugas di lapangan menghadapi tantangan infrastruktur dan perilaku warga yang masih sering berkerumun di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Seksi Rehabilitasi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ende, Bonifasius Riin Loka, mengatakan kendaraan pemadam kerap kesulitan masuk karena jalur menuju sumber api tertutup kendaraan dan dipadati warga. Situasi tersebut berdampak langsung pada lambatnya proses pemadaman di menit-menit awal kebakaran.

Menurutnya, hambatan tidak hanya berasal dari kondisi fisik jalan, tetapi juga kebiasaan masyarakat yang mendekat untuk menonton. Bahkan, tidak sedikit warga yang berhenti di sekitar lokasi hanya untuk mengambil gambar dan membuat konten.

“Mobil pemadam sering tidak bisa langsung masuk karena jalan sempit dan dipenuhi warga yang menonton. Ini membuat waktu respons kami bertambah,” ujarnya kepada RRI 18 Februari 2026. Ia menegaskan setiap menit sangat menentukan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.

Ia juga mengingatkan area kebakaran memiliki risiko tinggi, mulai dari ledakan tabung gas hingga runtuhan material bangunan. Kerumunan warga di sekitar titik api dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri dan dapat mengganggu fokus petugas.

Damkar menegaskan kendaraan pemadam dengan sirene harus mendapat prioritas penuh di jalan raya, setara dengan ambulans. Pengguna jalan diminta segera menepi dan membuka ruang agar armada bisa melintas tanpa hambatan.

Kendala akses ini paling sering terjadi di kawasan dengan bangunan rapat dan gang sempit. Karena itu, peran aktif warga untuk membuka jalur, tidak berkerumun, dan membantu memberi akses masuk dinilai sangat penting.

Petugas berharap kesadaran kolektif masyarakat terus meningkat agar proses evakuasi dan pemadaman berjalan lebih cepat. Dengan dukungan warga, risiko korban dan kerugian akibat kebakaran dapat ditekan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....