Kasus DBD di Nagekeo Capai 12, Dinkes Imbau Warga Waspada

  • 12 Feb 2026 14:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nagekeo - Memasuki musim penghujan, ancaman penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian serius di Kabupaten Nagekeo. Dinas Kesehatan setempat mencatat, hingga awal Februari 2026 telah terjadi sejumlah kasus DBD yang menyerang warga di beberapa wilayah. Salah satu pasien terbaru berasal dari Desa Waekokak, wilayah kerja Puskesmas Kota Kecamatan Aesesa, berusia 58 tahun dan saat ini menjalani perawatan medis.

Epidemiolog Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Rohana Karim, menjelaskan bahwa sepanjang Januari 2026 tercatat 12 kasus DBD. Rinciannya, lima kasus dari wilayah kerja Puskesmas Kota, lima kasus dari Puskesmas Boawae, dan dua kasus dari Puskesmas Nangaroro. “Memasuki Februari 2026, terdapat tambahan satu kasus dari Puskesmas Kota yang telah dirujuk ke RSUD Aeramo,”katanya, Rabu, 11 Januari 2026.

Saat ini, jumlah pasien DBD yang dirawat di RSUD Aeramo tercatat sebanyak dua orang. Meski demikian, Dinas Kesehatan memastikan tidak ada kasus meninggal dunia akibat DBD sepanjang tahun 2026 ini. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi guna mencegah lonjakan kasus lebih lanjut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam upaya pencegahan. Langkah utama yang dianjurkan adalah menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin, terutama di musim hujan yang menjadi periode rawan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.

Metode pencegahan yang ditekankan adalah 3M+, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat genangan, serta menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan kelambu atau lotion anti nyamuk. Masyarakat juga dianjurkan menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air sebagai langkah tambahan untuk memutus siklus perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....