Mgr Yohanes Monteiro Resmi Ditahbiskan sebagai Uskup Larantuka

  • 11 Feb 2026 15:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka - Mgr Yohanes Hans Monteiro, Pr, resmi ditahbiskan sebagai Uskup Larantuka, dalam misa tahbisan yang berlangsung khidmat di Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, Rabu, 16 Februari 2026. Pentahbisan ini menandai dimulainya kepemimpinan pastoral baru di Keuskupan Larantuka, menggantikan Mgr Fransiskus Kopong Kung yang kini memasuki masa emeritus.

Perayaan ekaristi diikuti 38 uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia. Ribuan umat memadati katedral hingga halaman gereja. Hadir pula para imam, biarawan-biarawati, serta rohaniwan.

Sejumlah pejabat daerah turut menghadiri momen bersejarah tersebut, di antaranya Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades Laka Lena, Bupati Flores Timur, Bupati Lembata, serta unsur Forkopimda. Pengamanan dilakukan ketat oleh TNI-Polri bersama tim keamanan internal gereja untuk memastikan prosesi berjalan aman dan tertib.

Dalam perayaan tersebut, Mgr Fransiskus Kopong Kung bertindak sebagai pentahbis utama. Ia didampingi Uskup Agung Ende Mgr Paulus Budi Kleden dan Uskup Maumere Mgr Ewaldus Martinus Sedu sebagai ko-konsekrator.

Sebagai gembala baru, Mgr Monteiro memilih moto episkopal “Unum Corpus, Unus Spiritus, Una Spes” (Satu Tubuh, Satu Roh, Satu Pengharapan), yang diambil dari Surat Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus 4:4. Moto ini dimaknai sebagai panggilan untuk memperkuat kesatuan umat dalam semangat persaudaraan iman dan pengharapan bersama.

Dalam sambutan pertamanya sebagai uskup Larantuka Mgr Yohanes Hans Monteiro menyampaikan harapannya terhadap keuskupan larantuka agar dapat menjadi satu tubuh dalam kristus dan terbuka terhadap tantangan zaman.

“Saya berharap uskup Larantuka, sungguh menjadi satu tubuh dalam Kristus, digerakkan oleh roh kudus yang satu, dan diarahkan kepada satu harapan keselamatan. Saya ingin berjalan bersama umat sebagai gereja pesiaran, yang setia pada warisan iman, Namun sekaligus terbuka terhadap tantangan zaman, demi pewartaan injil yang penuh kasih dan membebaskan,” Katanya

Pentahbisan ini diharapkan membawa semangat baru dalam pelayanan gereja di Keuskupan Larantuka. Momentum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat persaudaraan umat Katolik di wilayah Flores Timur dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....