Pelindo Maumere Perkuat Budaya K3 Pelabuhan
- 11 Feb 2026 08:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – PT Pelindo Regional 3 Cabang Maumere sukses menggelar rangkaian peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di Pelabuhan Laurentius Say Maumere, Kabupaten Sikka. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya kerja aman di kawasan pelabuhan yang berisiko tinggi.
Peringatan Bulan K3 berlangsung selama sebulan, mulai 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Tema yang diusung adalah “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif”.
General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa, mengatakan rangkaian kegiatan difokuskan pada peningkatan kapasitas dan kesadaran pekerja. Program tersebut meliputi pelatihan bantuan hidup dasar bagi awam serta sosialisasi penanganan luka terbuka dan tertutup di tempat kerja.
| Baca juga: Sikka Bidik Jadi Tuan Rumah PON 2028 |
Selain itu, Pelindo juga menggelar penyegaran penggunaan alat pemadam api ringan, baik jenis powder maupun CO². Simulasi penanggulangan kebakaran, kerja bakti area kantor dan pelabuhan, senam SKJ, hingga sesi berbagi pengalaman turut mewarnai peringatan Bulan K3.
Angga menilai kegiatan kerja bakti seperti Jumat Bersih dan Jumat Sehat selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Sikka. Menurutnya, lingkungan pelabuhan yang bersih, aman, dan sehat merupakan fondasi utama pelayanan publik yang berkualitas.
Dari sisi profesionalisme, Pelindo memastikan seluruh tenaga kerja memiliki kualifikasi K3 yang sah dan terverifikasi. Sertifikasi tersebut dapat diakses melalui portal Teman K3 milik Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Peringatan Bulan K3 juga diisi dengan sosialisasi rutin, safety briefing bagi karyawan dan tenaga kerja bongkar muat, serta edukasi K3 untuk vendor baru. Upaya ini dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan kerja sejak dini.
Dalam evaluasi keselamatan kerja, Pelindo Maumere mencatatkan nol fatalitas kecelakaan kerja sepanjang periode evaluasi. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan penerapan standar K3 di lingkungan pelabuhan.
Di akhir kegiatan, Angga mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di area pelabuhan tanpa kepentingan. Ia menegaskan kawasan pelabuhan merupakan objek vital dengan risiko kecelakaan tinggi yang kerap tidak disadari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....