MAN 2 Flores Timur Perkuat Implementasi Pendidikan Inklusif

  • 10 Feb 2026 09:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Flores Timur bersama kepala madrasah dan seluruh guru mengikuti kegiatan sosialisasi Pendidikan Inklusif, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), serta Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Nomor 1503 Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di MTs Negeri 2 Flores Timur pada Senin, 9 Februari 2026 sebagai upaya penguatan mutu layanan pendidikan madrasah.

Sosialisasi tersebut tidak hanya diikuti oleh guru MAN 2 Flores Timur, tetapi juga melibatkan pendidik dari berbagai satuan pendidikan madrasah, di antaranya MIN 5 Flores Timur, MTs Negeri 2 Flores Timur, RA Hasan Kadir, RA Al Huda Menanga, serta RA Al Firdaus Gewayantana. Kehadiran lintas jenjang ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi dan meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kabupaten Flores Timur.

Pengawas madrasah dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kabupaten Flores Timur hadir sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap prinsip pendidikan inklusif, mekanisme SPMB yang transparan dan berkeadilan, serta implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025 sebagai landasan penguatan mutu dan relevansi kurikulum madrasah.

KMA Nomor 1503 Tahun 2025 sendiri menegaskan arah pengembangan kurikulum madrasah yang menekankan pembelajaran mendalam serta penguatan kurikulum berbasis cinta sebagai penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Kebijakan ini mendorong madrasah untuk menghadirkan proses pembelajaran yang lebih bermakna, berorientasi pada penguatan karakter, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

Kepala MAN 2 Flores Timur menyampaikan apresiasi kepada para narasumber atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menekankan pentingnya tindak lanjut melalui forum-forum penguatan guru seperti MGMP, workshop, dan kegiatan pengembangan profesional lainnya agar materi yang diperoleh dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan perlu terus diperkuat melalui forum MGMP, workshop, dan kegiatan pengembangan profesional lainnya, sehingga dapat diimplementasikan secara konsisten dan memberikan dampak nyata ke depan,” ujarnya.

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....