Internet Dorong UMKM Desa Wisata Mabar
- 08 Feb 2026 13:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Perluasan akses internet di desa-desa wisata Kabupaten Manggarai Barat tidak hanya ditujukan untuk pelayanan publik, tetapi juga diarahkan mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis pariwisata. Pemerintah daerah menilai konektivitas digital menjadi kunci agar pelaku usaha lokal mampu bersaing dan menjangkau pasar lebih luas.
Kepala Bidang Layanan Tata Kelola Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika Manggarai Barat, Kristianus Panjo Cantra, mengatakan internet membuka peluang besar bagi pelaku UMKM desa wisata untuk mempromosikan produk dan jasa mereka secara mandiri. Hal tersebut disampaikannya saat wawancara bersama RRI, Sabtu, 7 Februari 2026. “Internet memberi ruang bagi UMKM desa untuk naik kelas, terutama dalam promosi dan pemasaran produk lokal,” kata Kristianus.
Menurutnya, desa-desa wisata yang telah terhubung internet didorong memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan website desa untuk memperkenalkan produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga jasa wisata berbasis komunitas. Langkah ini dinilai dapat memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kominfo Manggarai Barat juga mendorong peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai motor penggerak literasi digital di desa. KIM diharapkan menjadi pendamping bagi pelaku UMKM dalam memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube secara produktif dan berkelanjutan.
Selain promosi, konektivitas internet dinilai mempermudah pelaku UMKM mengakses informasi pasar, pelatihan daring, serta peluang kerja sama dengan pelaku usaha dan wisatawan. Pemerintah daerah menilai transformasi digital UMKM desa wisata menjadi bagian penting dari strategi pengembangan pariwisata yang inklusif.
Kristianus menegaskan, keberhasilan digitalisasi UMKM sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia di desa. Oleh karena itu, masyarakat diimbau menggunakan internet secara bijak dan produktif. “Internet jangan hanya dipakai untuk hiburan, tetapi dimanfaatkan untuk pendidikan, promosi usaha, dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga fasilitas internet yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan konektivitas yang terjaga, desa wisata diharapkan mampu tumbuh sebagai pusat ekonomi lokal yang berdaya saing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....