Pelaku UMKM Apresiasi Dampak Ekonomi Festival Lamaholot
- 04 Jul 2026 21:22 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Festival Lamaholot yang digelar di Pantai Wulen Luo, Lewoleba, pada 1–4 Juli 2026 memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya dirasakan Monika, perajin jagung titi asal Desa Baolangu, Kecamatan Nubatukan, yang mendapat kesempatan memasarkan produk khas Lembata kepada para pengunjung festival.
Kepada RRI Sabtu 04 Juli 2026, Monika mengaku bersyukur karena produk jagung titi yang dijual mendapat perhatian dari wisatawan dan masyarakat yang menghadiri Festival Lamaholot. Menurutnya, keterlibatan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi peluang untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan oleh-oleh khas Lembata.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lembata terus melibatkan pelaku usaha kecil dalam berbagai festival dan kegiatan serupa. Langkah tersebut dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.
"Kami berharap pelaku UMKM terus dilibatkan dalam setiap festival atau kegiatan seperti ini karena sangat membantu meningkatkan pendapatan dan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat maupun wisatawan," ujar Monika.
Monika menuturkan pendapatan yang diperoleh selama pelaksanaan Festival Lamaholot cukup membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Hasil penjualan tersebut juga dimanfaatkan untuk membiayai pendidikan anak serta mendukung keberlangsungan usaha yang dijalaninya.
Festival Lamaholot tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga membuka ruang promosi dan pemasaran bagi produk-produk lokal. Kehadiran pelaku UMKM dalam festival diharapkan terus menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Lembata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....