Serapan APBN Manggarai Raya Capai 95 Persen
- 28 Jan 2026 07:55 WIB
- Ende
Kepala KPPN Ruteng, Akhmad Zainuddin, dalam kegiatan press release di Aula Sinergi, Selasa (27/1/2026), menjelaskan bahwa realisasi tersebut terdiri atas Belanja Pemerintah Pusat (BPP) sebesar Rp846,54 miliar atau 89,99 persen dan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp3,90 triliun atau 97,33 persen.
Meski capaian penyerapan tergolong tinggi, Akhmad mengungkapkan bahwa secara nominal realisasi anggaran tahun 2025 mengalami penurunan 14,98 persen secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan tersebut disebabkan berkurangnya alokasi anggaran sebesar Rp836,39 miliar, yang mencakup penurunan BPP sebesar Rp392,61 miliar dan TKD sebesar Rp443,78 miliar, serta masih adanya pagu blokir belanja K/L sebesar Rp75,17 miliar.
Namun demikian, kinerja APBN tetap memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Triwulan III 2025 di wilayah Manggarai Raya dan Kabupaten Ngada tercatat tumbuh cukup tinggi. Kabupaten Manggarai Barat mencatat pertumbuhan 6,11 persen, Manggarai 4,51 persen, Manggarai Timur 3,86 persen, dan Kabupaten Ngada 3,96 persen.
Akhmad menyebutkan, pertumbuhan ekonomi tersebut terutama ditopang oleh Konsumsi Rumah Tangga yang tumbuh di kisaran 4,85 hingga 5,67 persen, menandakan daya beli masyarakat masih terjaga. Pemerintah pun terus memperkuat daya beli melalui penyaluran bantuan sosial, bantuan pemerintah, dan bantuan langsung tunai.
Dari sisi penerimaan negara, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun 2025 mencapai Rp200,75 miliar, meningkat Rp70,91 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh Pendapatan Wisata Alam yang mencapai Rp100,20 miliar, naik signifikan dari Rp53,04 miliar pada tahun 2024.
Menurut Akhmad, lonjakan pendapatan wisata tersebut dipicu oleh peningkatan status Bandar Udara Komodo menjadi bandara internasional, yang berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kawasan Konservasi Komodo. Hal ini turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manggarai Barat dan menggerakkan perekonomian wilayah sekitarnya.
Ke depan, Akhmad berharap pelaksanaan anggaran tahun 2026 dapat berjalan lebih optimal. Ia juga meminta seluruh satuan kerja dan pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan anggaran 2025 serta menyusun langkah strategis untuk meningkatkan kualitas belanja yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....