Pendapatan Asli Daerah Manggarai Barat Disektor Pariwisa Meningkat

  • 27 Nov 2025 13:17 WIB
  •  Ende

KBRN, Ende: Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata mencapai Rp2,1 miliar hingga 10 November 2025. Capaian ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat, Stefan Jemsifori, dalam laporan resminya di Labuan Bajo.

Menurut Stefan, pendapatan tersebut bersumber dari sejumlah objek wisata unggulan yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Beberapa destinasi tersebut antara lain Gua Batu Cermin, Gua Rangko, Cunca Wulang, Puncak Waringin, Ngalor Kalo, Mberenang, serta aktivitas menyelam di perairan Labuan Bajo.

Dari seluruh destinasi, Gua Batu Cermin tercatat sebagai penyumbang PAD terbesar dengan nilai pendapatan mencapai Rp883 juta. Disusul oleh Gua Rangko dengan Rp713 juta, serta Cunca Wulang yang menghasilkan Rp237 juta. Sejumlah destinasi lainnya juga berkontribusi dalam menambah penerimaan daerah melalui tiket masuk dan layanan wisata.

Selain pendapatan, jumlah wisatawan juga menunjukkan angka yang cukup signifikan. Dinas Pariwisata mencatat 63.526 kunjungan ke objek wisata daerah selama periode Januari hingga 10 November 2025. Bila digabungkan dengan kunjungan wisatawan ke kawasan Taman Nasional Komodo, yang dikelola melalui mekanisme kolaborasi dengan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK), total kunjungan wisatawan tahun ini mencapai 403.464 orang.

Stefan menyebutkan bahwa capaian ini mencerminkan meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi di Manggarai Barat, terutama Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi super prioritas nasional.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan destinasi agar pengalaman wisatawan semakin baik. Peningkatan PAD ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.

Pemerintah daerah berencana terus memperbaiki infrastruktur, memperluas digitalisasi layanan wisata, serta menggencarkan promosi untuk mempertahankan tren positif kunjungan wisatawan hingga akhir tahun 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....