DLH Mabar Akui Pengelolaan Sampah Belum Maksimal
- 31 Agt 2025 10:04 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manggarai Barat mengakui pengelolaan sampah di daerah pariwisata super prioritas Labuan Bajo masih jauh dari maksimal. Dari total timbulan sampah kabupaten sekitar 141,47 ton, baru 55,5 persen yang berhasil ditangani.
Kepala DLH Manggarai Barat, Vinsen Gande, mengatakan masalah utamanya pengurangan sampah dari sumber dan penangan sampah di level tengah. “Masih ada 44,5 persen sampah yang terbuang langsung ke lingkungan. Ini bisa memicu pencemaran laut hingga bencana banjir,” jelasnya dalam Dialog Kentongan Pro 1 RRI Ende, Jumat (29/8/2025).
Vinsen menambahkan, dari total sampah yang terkelola, pengurangan baru mencapai 35 persen, sementara penanganan hanya 20,5 persen. Sektor informal pun belum berkontribusi maksimal, yakni sekitar 3,97 persen atau 5,61 ton per hari. “Tantangan utama ada di hulu, terutama pada pemilihan dan pengurangannya dan tingkat tengah, belum optimal 3R, PDU (Pusat Daur Ulang), bank sampah dan sejenisnya,” jelasnya.
Dengan rata-rata kunjungan 2.000 wisatawan per hari, Labuan Bajo dinilai rawan mengalami pencemaran laut, banjir, hingga kebakaran bila persoalan sampah tidak segera diatasi. “Laut adalah kekuatan utama destinasi ini. Bila sampah dari darat masuk ke laut, pencemaran tidak bisa dihindari,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, DLH Manggarai Barat baru mampu mengangkut sekitar 23 ton sampah per hari ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemerintah daerah juga terus menggencarkan gerakan bersama membersihkan sungai dan laut.
Vinsen menekankan, partisipasi masyarakat dalam menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sangat menentukan agar Labuan Bajo tetap bersih, indah, dan terhindar dari potensi bencana.
Ia juga menegaskan pemerintah sedang mendorong program edukasi masyarakat dan kerja sama dengan sektor swasta. “Kolaborasi sangat penting agar Labuan Bajo tetap terjaga kebersihannya sebagai destinasi wisata dunia,” tambahnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....