Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah Kapolda Berganti

  • 04 Okt 2026 12:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID,Jakarta - Polri memutasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Surat telegram tersebut diterbitkan pada 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis Mabes Polri hingga kewilayahan.

Mutasi dilakukan sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian secara menyeluruh. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian pembinaan karier serta penyegaran penugasan bagi personel Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan keterangan mengenai mutasi tersebut di Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Ia menjelaskan, perubahan jabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan pembinaan karier personel.

Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 mendapatkan promosi atau penugasan pada jabatan baru. Selain itu, sebanyak 21 personel juga mendapat kenaikan tingkat kepangkatan dalam rangka penyesuaian organisasi.

Pada tingkat pejabat utama Mabes Polri, terdapat 14 personel yang mendapat penugasan baru dalam struktur organisasi. Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian, termasuk Irwasum, Kabaintelkam, Kabareskrim, dan Kabaharkam Polri.

Komjen Pol. Asep Edi Suheri mendapat penugasan sebagai Irwasum Polri dalam susunan pejabat utama terbaru tersebut. Sementara Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti ditugaskan sebagai Kabaintelkam dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.

Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan mendapat amanah sebagai Kabaharkam Polri menggantikan pejabat sebelumnya dalam struktur organisasi. Jabatan Kalemdiklat Polri kemudian ditempati Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko melalui keputusan mutasi tersebut.

Perubahan lainnya mencakup jabatan Astamarena Kapolri yang kini diisi Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono dalam struktur Mabes Polri. Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan juga ditugaskan sebagai Aslog Kapolri dalam rangka penataan organisasi.

Posisi As SDM Kapolri dipercayakan kepada Brigjen Pol. Deni Dharmapala berdasarkan surat telegram mutasi yang diterbitkan Kapolri. Sementara Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap mendapat penugasan sebagai Kadivpropam Polri.

Perubahan juga terjadi pada sejumlah fungsi strategis lain di lingkungan Mabes Polri melalui telegram mutasi tersebut. Jabatan Kadiv TIK, Kadensus 88 AT, Kadivkum, Kakortastipidkor, dan Koorspripim turut mengalami pergantian.

Selain pejabat utama Mabes Polri, mutasi mencakup 19 jabatan kepala kepolisian daerah di berbagai wilayah Indonesia. Pergantian tersebut meliputi Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.

Daftar lainnya mencakup Kapolda Jawa Timur, Bali, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo, Sumatera Utara, serta Sumatera Selatan. Kemudian terdapat pergantian Kapolda Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam telegram tersebut.

Johnny menyebut pejabat yang memperoleh penugasan baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tanggung jawab masing-masing. Mereka juga diminta melanjutkan program kerja serta memastikan pelaksanaan pelayanan kepolisian tetap berjalan efektif.

Mutasi ini mencerminkan penataan personel Polri pada sejumlah posisi strategis tingkat pusat dan daerah secara bersamaan. Polri menyatakan seluruh pejabat baru diharapkan menjalankan amanah jabatan serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....