Polisi Kirim 2,5 Ton Logistik untuk Warga Terdampak Gempa di Pesisir Mabar
- 30 Agt 2026 22:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Polres Manggarai Barat bersama Direktorat Polairud Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), menyalurkan 2,5 ton bantuan logistik bagi warga terdampak gempa di wilayah pesisir utara Manggarai Barat, Minggu 30 Agustus 2025.
Bantuan tersebut didistribusikan menggunakan dua armada laut, yakni Kapal Polisi (KP) PADAR dan KP 2006, dari Dermaga Marina Waterfront Labuan Bajo menuju Desa Bari dan Kampung Londar, Desa Sarae Naru, Kecamatan Macang Pacar.
Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengatakan penyaluran melalui jalur laut dilakukan karena akses darat menuju sejumlah wilayah terdampak masih mengalami kendala.
“Pendistribusian bantuan melalui jalur laut ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh warga terdampak, khususnya di wilayah pesisir Desa Bari dan Kampung Londar yang memiliki kendala aksesibilitas, mendapatkan bantuan logistik secara merata,” ujar AKBP Christian dalam keterangannya, Minggu malam.
Kedua kapal bertolak dari Dermaga Marina Waterfront sekitar pukul 10.30 WITA dengan membawa bantuan logistik. Sebanyak tujuh personel Satpolairud Polres Manggarai Barat dan 14 personel KP PADAR turut dalam perjalanan untuk mengawal distribusi bantuan.
Setelah menempuh perjalanan lebih dari tiga jam, kapal patroli tiba di titik lepas pantai Desa Bari dan Kampung Londar sekitar pukul 13.50 WITA. Karena kondisi perairan yang dangkal dan tidak tersedianya dermaga yang dapat disandari kapal patroli, bantuan kemudian dipindahkan ke sejumlah perahu nelayan.
“Karena akses darat menuju kedua desa tersebut cukup sulit, penyaluran bantuan dialihkan melalui jalur laut menggunakan kapal patroli. Khusus untuk Kampung Londar yang berada di pulau terpisah tanpa dermaga kapal besar, proses pemindahan bantuan dibantu oleh kapal nelayan warga di tengah laut,” ungkapnya.
Proses pemindahan bantuan dilakukan secara gotong royong mulai sekitar pukul 14.30 WITA. Personel Polsek Macang Pacar dan Satpolairud turut mengawal pengangkutan logistik menggunakan perahu kayu hingga tiba di lokasi pengungsian di halaman Kantor Desa Bari.
Total bantuan yang disalurkan mencapai 2,5 ton, terdiri atas 2,2 ton beras, 100 dus mi instan, 627 lembar selimut, 92 renteng susu balita, minyak goreng, minyak telon, minyak kayu putih, serta sejumlah perlengkapan sanitasi untuk perempuan dan bayi.
Sementara untuk warga Kampung Londar, bantuan yang disalurkan berupa 100 paket sembako, 10 dus mi instan, 260 selimut, serta susu dan biskuit balita. Bantuan tersebut diangkut menggunakan dua perahu nelayan yang dikawal personel Polsek Macang Pacar.
Bantuan selanjutnya diserahkan kepada pemerintah desa untuk didistribusikan kepada warga terdampak. Kapolres menegaskan pendistribusian akan dikawal agar bantuan dapat diterima masyarakat secara adil dan merata.
Kepala Desa Bari, Muhammad Takbir mengapresiasi bantuan yang disalurkan melalui jalur laut tersebut. Menurutnya, beras, selimut, dan kebutuhan balita sangat dibutuhkan warga yang masih bertahan di posko pengungsian.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Manggarai Barat, Tim Polairud, serta Polda NTT. Bantuan beras, selimut, dan kebutuhan balita ini sangat berarti bagi warga kami yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian,” katanya.
Polres Manggarai Barat, memastikan pemantauan dan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah terpencil yang terdampak gempa akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....