Penyakit Hati Berat, Pasien 85 Tahun Dievakuasi dari Pulau Komodo
- 16 Sep 2026 09:36 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Seorang pasien laki-laki berusia 85 tahun, Yunus, dirujuk dari Puskesmas Komodo menuju rumah sakit di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 15 September 2026.
Pasien sebelumnya mendapat perawatan di Puskesmas Komodo selama kurang lebih delapan jam. Salah satu perawat di Puskesmas Komodo mengatakan pasien datang dalam kondisi lemas dan membutuhkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut di rumah sakit.
“Keluhannya lemah. Sempat dirawat di Puskesmas selama kurang lebih delapan jam,” ujar saat ditemui media di Dermaga pelabuhan Marina Labuan Bajo, Selasa sore.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pasien diduga mengalami penyakit hati berat atau sirosis hepatis dekompensata yang disertai penumpukan cairan di perut dan pembengkakan pada tungkai. Petugas juga menyebut adanya kemungkinan kekurangan albumin atau malnutrisi serta dugaan keganasan di dalam rongga perut.
Saat ini kondisi pasien disebut masih cukup lemas, namun tanda-tanda vital telah stabil dibandingkan saat pertama kali tiba di Puskesmas. Pasien dinilai membutuhkan pemeriksaan dan penanganan segera oleh dokter di rumah sakit.
Proses rujukan pasien dibantu tim Padar Heritage Conservation (PHC) menggunakan Speed Boat Matahari 7 dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo. Pasien didampingi petugas Puskesmas dan empat anggota keluarga selama proses evakuasi.
“Speed Boat Matahari 7 telah diberangkatkan dari Dermaga Pulau Komodo pada Senin, 15 September 2026 pukul 16.35 WITA,” kata Humas PHC, Yoanna Daely.
Dalam perjalanan, pasien didampingi petugas Puskesmas dan empat anggota keluarga. Petugas Puskesmas Komodo memastikan perjalanan berlangsung lancar dan tidak mengalami kendala.
Lebih lanjut, Yoanna menyampaikan pelayaran tetap memperhatikan kondisi cuaca. Jika cuaca buruk, speed boat akan berlindung dan pelayaran dilanjutkan setelah kondisi membaik.
“Keberangkatan akan memperhatikan kondisi cuaca. Jika cuaca buruk, kami akan berlindung dan melanjutkan pelayaran setelah cuaca membaik. Jika kondisi cuaca kurang bagus, keberangkatan akan ditunda,” ungkapnya.
Setibanya di Labuan Bajo, pasien akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo, Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pasien terlebih dahulu akan masuk ke unit gawat darurat (UGD), kemudian pemeriksaan dan penanganan dilanjutkan oleh dokter rumah sakit.
Adapun evakuasi Yunus menambah catatan bantuan kemanusiaan PHC sepanjang 2026. Sebelumnya, PHC telah membantu evakuasi sejumlah warga dan wisatawan dengan berbagai kondisi medis, termasuk pasien stroke, preeklamsia berat, pendarahan saluran cerna, hingga wisatawan yang tenggelam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....